October 2, 2022
Spread the love

– Hingga saat ini masih diperdebatkan bahwa minum kopi, khususnya espresso, memberikan berbagai manfaat bagi tubuh kita dan mengurangi risiko penyakit.

Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition melihat hubungan antara asupan espresso harian untuk 20.487 orang.  situs slot gacor terbaru

Dalam kasus ini, tidak ada peserta yang memiliki penyakit kardiovaskular atau kanker pada awal percobaan dan minum setidaknya sekitar 30 ml espresso (atau sekitar satu suntikan) per hari selama masing-masing setidaknya 8 tahun.

Bagi pecinta espresso, ini adalah kabar baik, tetapi penting untuk diingat untuk tidak berlebihan.

Ini karena minum espresso terkadang memiliki banyak manfaat, tetapi minum terlalu banyak espresso memiliki beberapa efek samping negatif.

“Sangat mudah untuk minum espresso dalam jumlah besar, terutama karena cangkirnya sangat kecil,” kata ahli gizi Lisa R. Young, Ph.D., RDN.

“Ini memungkinkan kami untuk mendapatkan espresso lagi dengan sangat mudah,” tambahnya.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang efek negatif minum espresso, simak beberapa efek samping mengonsumsi espresso seperti yang dijelaskan pada laman Eat This Not That.

Seperti kopi biasa, espresso juga mengandung kafein yang tinggi, yang dapat membuat Anda terjaga lebih lama dari yang Anda inginkan atau membuat Anda merasa gelisah saat tidur.

Young juga merekomendasikan untuk mengurangi asupan kafein lebih awal.

“Ini berbeda untuk setiap orang, tetapi ada baiknya untuk mengurangi kafein di sore atau malam hari,” sarannya.

Kecemasan adalah efek samping lain dari kafein, yang melepaskan adrenalin dalam tubuh.

Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dengan menghalangi efek adenosin, zat kimia otak yang membuat kita lelah.

Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM-5) yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association mengakui gangguan kecemasan akibat kafein sebagai suatu kondisi di mana kafein mengganggu fungsi sehari-hari.

Mengkonsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat mempercepat detak jantung Anda atau bahkan mengubah ritme detak jantung Anda.

Ini juga disebut sebagai fibrilasi atrium, yang telah dilaporkan pada orang dewasa muda yang mengonsumsi minuman energi berkafein dalam jumlah yang sangat tinggi.

Espresso dapat menyebabkan dehidrasi karena minuman berkafein bersifat diuretik ringan.

Artinya minuman bisa membuat kita lebih sering buang air kecil.

Espresso (dan kopi) memiliki efek pencahar yang terkenal karena pelepasan gastrin, hormon yang diproduksi di perut yang mempercepat aktivitas usus besar.

Namun, konsumsi kopi yang berlebihan dapat menyebabkan diare atau diare pada beberapa orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.