December 4, 2022
Spread the love

Medan – 7.000 ekor sapi terjangkit penyakit mulut dan kuku di Sumatera bagian utara.

Komisaris Polisi Sumut Banka Putra Simanguntak mengatakan sapi yang terinfeksi telah menyebar ke beberapa daerah.

Dari jumlah tersebut, 3.000 orang sembuh.  situs judi slot online terpercaya

“Saat ini sudah ada 7.000 sinyal yang terdaftar. Tapi 3.000 sudah sembuh dan tinggal 4.000 lagi dalam proses pemulihan,” kata Komjen Pol Banka Putra Simanjuntak, Jumat (17/6/2022).

Banka menjelaskan, Satgas Satgas Pangan Sumut khususnya kepolisian melakukan relokasi dan karantina di perbatasan Sumut, Aceh, Sumut, dan Riau.

Semua sapi yang didatangkan atau didatangkan diperiksa sertifikat kesehatannya dari dinas peternakan setempat.

Selain itu, semua rumah potong hewan harus memeriksa sertifikat kesehatan sapi yang akan dipotong.

Dari sisi suplai, Kapolres Sumut sedang mengecek apakah stok ternak masih cukup sebelum Idul Adha.

Ia mengatakan: “Masyarakat kita akan memberikan dukungan penuh untuk mengatasi penyakit mulut dan kuku ini dan bersama-sama kita akan menghentikan penyebarannya. PKK takut Idul Adha karena ternak masih cukup tersedia,” katanya.

Pengarang: Freddie Santoso

Artikel tersebut diposting di Medan.com dengan judul 7.000 ekor sapi dengan penyakit mulut dan kuku di Sumatera bagian utara, dan polisi terus melakukan razia di perbatasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *