December 4, 2022
Spread the love

BEKASI, – Berakhir sudah sandiwara empat pelaku pembuat laporan palsu di Desa Muspika Sari, Mustika Jaya, Kabupaten Bekasi. Kebohongan Mereka Tela Terungkap.

Wahyu Suhada (35) bersama dengan tiga rekannya, Abdul Mulki (37), Dena Surya (25), dan Asep Riak (35), membuat peristiwa seolah-olah mereka mengalami kecelakaan lalu lintas.  slot gacor olympus

berempat menyusun skenario kecelakaan dan laporan palsu untuk mendapatkan uang sebesar Rp 3 miliar sebagai klaim asuransi jiwa.

Baca juga: Pengendara Motor Tenggelam di Sungai Kalimalang, Tim SAR Dikerahkan

Wahyu, yang merupakan otak di balik kecelakaan palsu, menyusun skenario dirinya ditabrak mobil Fortuner saat mengendarai sepeda motor dan hilang terseret arus di sungai Kalimalang.

Baca juga: Kasus Pengemudi Motor Jatuh ke Sungai Kalimalang Usai Ditabrak Fortuner Ternyata Rekayasa, Polisi Buru Dalangnya

Berpura-pura ditabrak dan hanyut di Kalimalang

Rekayasa kasus itu bermula ketika Wahyu, bersama dengan Abdul Mulki, melintas di jalan inspeksi Kalimalang, Desa Muspika Sari, Tegaldanas, Hegarmukti, Cikarang Pusat, Sabtu (6 April 2022) dini hari sekitar puk

Saat melintas, mereka membuat aksi seolah-olah telah ditabrak mobil Fortuner dan tersangka Abdul Mulki menceburkan dirinya ke sungai Kalimalang.

Selanjutnya, dua pelaku lain melakukan pengamatan sebagai saksi, datang ke polisi untuk membuat laporan atas kejadian palsu yang mereka buat sendiri.

Polisi Kota Kekurigan

Gidion mengungkapkan, setelah menerima laporan dan tak kunjung menemukan Wahyu di sungai Kalimalang, timbul rasa curiga atas laporan para saksi.

Policy Lalu Mendalami Keterangan Saxie Dan Menemukan Pakta Bar Kejadian Laka Lantas Yang Mereka Lapolankan Merupakan Kejadian Pictiff Dan Hal Karangan Mereka Sendiri.

“Dari hasil penyelidikan, baik secara saintifik dan data-data lapangan, polisi menyimpulsan bahwa kejadian kemarin merupakan kejadian yang direkayasa dan diinisiasi oleh Wahyu,” ungkap Gidion.

Baca juga: Berhari-hari Dicari Tim SAR, Kasus Pengendara Motor Jatuh di Kalimalang Ternyata Rekayasa

Gidion turut memastikan bahwa Wahyu, seseorang yang dicari tim gabungan karena sempat dinyatakan hanyut oleh saksi, ternyata masih hidup dan kini masuk DPO.

klaim Demi asuransi jiwa Rp 3 miliar

Merekah Seuma Yang Merekayasa Dan Membuat Laforan Falsu Mengenai Orang Hilang Dan Hanut di Sungai Kalimalang Itu Mengaku, Sengaja Membuat Laforan Demi Mendapakkan uang klaim asuransi Rp 3 miliar.

Baca juga: Pelaku Merekayasa Kasus Pengendara Motor Jatuh di Kalimalang Agar Dapat Asuransi Kematian Rp 3 Miliar

“Wahyu dan semuanya(tersangka), mereka sudah menyatu dan kemudian terjadi kemudian, terjadi dimatangkan lagi, kemarin(kejadian tabrakan),” tamba dia.

Atasnya, tiga tersangka yang berhasil diringkus akan dijerat dengan pasal 220 KUHP mengenai palsu.

Sementara Wahyu, masih terus dicari dan diburu oleh polisi.

“Tersangka Abdul Mulki, Dena Surya, dan Asep Riak akan dikenakan pasal 220 KUHP dengan ancaman 1 tahun,” Pungka Gideon.

Tim Kekesewan Penkari Gabonan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi merasa kecewa dengan perilaku para pelaku pembuat laporan palsu di sungai Kalimalang.

Baca juga: Susuri Kalimalang 7 Km demi Cari Pemotor Tenggelam yang Ternyata Rekayasa, BPBD Bekasi: Tak Punya Hati Nurani

“Sangat Dissangkan Dan Mengechewakan Bagi Kami.

Mengungkapkan, pihak yang menemukan keberadaan Wahyu, bahkan melakukan pencarian hingga 7km dengan 10 perahu yang turut dikerahkan.

Selain itu, petugas gabungan bahkan menerjunkan 50 untuk menemukan keberadaan Wahyu, yang ternyata merupakan tersangka sekaligus dalang di balik palsu yang sudah dibuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *