October 2, 2022
Spread the love

Jakarta, – Salah satu modus penipuan yang paling sering terjadi di dunia maya adalah email phishing. Dalam kebanyakan kasus, email ini mencoba menipu korban dengan menyamar sebagai karyawan atau organisasi jasa keuangan resmi. Tujuannya adalah untuk memenjarakan korban untuk memberikan data pribadi, data akun, atau data keuangan.  slot gacor gampang menang

Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Instagram postojkindonesia, data yang menjadi target pelaku phising email biasanya berupa username, password, nomor kartu kredit atau debit, kode PIN ATM dan kode OTP.

Selain itu, para pelaku email phising berusaha mendapatkan data kartu seperti kode CVV/CVC (tiga angka setelah kartu kredit) dan tanggal kadaluarsa kartu kredit/debit.

Data seperti nomor identifikasi, nomor paspor, dan tanggal lahir juga menjadi target kejahatan.

Namun, ada kemungkinan informasi pribadi lainnya dapat diretas menggunakan mode email phishing, sehingga diperlukan perhatian publik.

Untuk beralih ke mode email phishing, orang perlu memahami sifat email phishing ini.

Berikut beberapa ciri email phising yang harus diwaspadai:

1. Gunakan nama akun yang mirip dengan alamat email resmi lembaga keuangan tersebut. Klik Detail Alamat Email untuk memverifikasi bahwa pengirim sudah benar.

2. Permintaan informasi pribadi seperti password, OTP, kartu kredit/debit, tanggal kadaluarsa kartu kredit/debit Lembaga jasa keuangan tidak meminta data ini dari pelanggan.

3. Memberikan link/link atau file palsu. Email phishing biasanya meminta target mereka untuk mendownload file dengan iming-iming mengklik link, mendapatkan diskon, dan membaca berita.

4. Kami mendesak para korban untuk segera mengambil keputusan. Email phishing biasanya meminta korban untuk membuat keputusan cepat karena berbagai alasan, termasuk transaksi mencurigakan yang meminta korban untuk segera memblokir kartu, atau godaan lain yang membuat promosi berakhir dengan cepat. Tujuannya agar korban tertipu atau malu dan tidak sempat berpikir panjang.

Jika seseorang menerima email dengan karakteristik yang dijelaskan di atas, segera hubungi lembaga jasa keuangan Anda untuk memverifikasi bahwa email yang diterima akurat dan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.