December 4, 2022
Spread the love

Dalam keterangan resminya, Presiden MPR RI Bambang Soosayo mengatakan perlu upaya terus menerus untuk memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam (SDA) di nusantara.  slot gacor

Menurutnya, kebutuhan mendesak untuk menggunakan energi terbarukan dalam permintaan saat ini adalah kekuatan pendorong di balik tugas yang sulit ini. Karena sumber daya alamnya yang melimpah, masyarakat global mengandalkan Indonesia sebagai salah satu penyumbang utama energi terbarukan.

Presiden Joko Widodo dan para menterinya telah menghadapi kesulitan ini selama kunjungan mereka baru-baru ini ke Amerika Serikat. Pada forum KTT ASEAN-AS dan pertemuan presiden dengan CEO Tesla yang juga pendiri SpaceX, Presiden dan Sekretaris Elon Musk terus mempromosikan potensi sumber daya alam Indonesia sebagai sumber energi terbarukan. Dapat diterima bahwa Presiden mengunjungi Amerika Serikat bersama para menterinya dari 11-13 Mei 2022, dan memiliki waktu yang sangat bermanfaat.

Di forum KTT ASEAN-AS, ada dua titik yang tidak menggambarkan produktivitas Indonesia. Poin pertama yang sudah pasti digarisbawahi oleh komunitas global adalah pernyataan sikap dan seruan tentang perlunya upaya bersama dunia dan menentukan ketidakpastian. Presiden Joko Widodo agar perang di Ukraina sigera dihentikan.

Tak hanya menyebabkan tragedi kemanusiaan, perang nyata-nyata dunia perekonomian dunia. Harga pangan dan harga energi naik yang menyebabkan inflasi terdongkrak. Pernyataan Presiden RI itu sekaligus mencerminkan hati nurani komunitas global yang menyuarakan.

Poin kedua menunjukkan tindakan pemerintah untuk memperkuat potensi investasi di Indonesia. Dalam forum yang juga dihadiri para pemimpin bisnis dari Amerika Serikat itu, pemerintah memaparkan kekayaan alam nusantara yang melimpah untuk pasokan bahan baku industri dan energi hijau.

Indonesia saat ini tercatat sebagai produsen stainless steel terbesar kedua di dunia. Langkah konversi terakhir mengikuti komoditas pertambangan seperti bauksit untuk tembaga dan aluminium. Seperti yang Anda ketahui, aluminium akan menjadi tulang punggung industri energi baru dan terbarukan seperti baterai lithium dan kendaraan listrik.

Tentu saja, pemerintah mengundang perusahaan-perusahaan Amerika untuk menjalin kemitraan untuk berinvestasi di Indonesia. Undangan tersebut dilanjutkan dengan pertemuan antara presiden dan Elon Musk. Dalam pertemuan itu, Elon melakukan investasi dan berencana berkunjung ke Indonesia pada November 2022.

Menurut Bhalil Hadaliya, Menteri Penanaman Modal dan Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), negosiasi dengan Elon Musk sedang dalam tahap akhir dan mereka diharapkan mulai berinvestasi dalam pembangunan pabrik kendaraan listrik di Indonesia tahun ini. Elon Musk juga tertarik untuk berinvestasi di ekosistem baterai mobil domestik. Tesla berencana membangun pabrik di Batang Integrated Industrial Park di Jawa Tengah.

Apa yang dilakukan pemerintah selama ini adalah upaya terus menerus untuk memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam seperti nikel, bauksit, dan tembaga. Belum lagi potensi energi hijau. Dengan 4.400 sungai di Indonesia, potensi pembangkit listrik tenaga air sangat besar. Begitu juga dengan potensi pembangkit listrik tenaga surya dan panas bumi (geothermal) yang sama. Pembangkit listrik panas bumi sangat kaya dengan potensi mencapai 29.000 MW, tetapi hanya sekitar 2.000 MW.

Dipahami juga bahwa produk pertambangan lain yang saat ini diincar investor asing adalah bijih nikel dan bauksit. Kedua mineral ini disediakan dalam jumlah yang cukup. Indonesia memiliki cadangan nikel 72 juta ton. Ini setara dengan 139,42 juta ton atau 52% dari cadangan nikel dunia.

Terkait potensi bijih bauksit, Kementerian ESDM menemukan jumlah sumber daya bijih bauksit terukur di Indonesia mencapai 1,7 miliar ton dan mineral bauksit mencapai 640 juta ton. Cadangan bijih bauksit yang dikonfirmasi adalah 821 juta ton dan cadangan mineral bauksit adalah 299 juta ton.

Setelah diproses, bijih bauksit diubah menjadi alumina untuk membuat logam aluminium dengan berbagai macam kegunaan, seperti suku cadang atau bahan baku untuk bangunan dan konstruksi, berbagai suku cadang mekanik, transportasi, listrik, pengemasan dan barang tahan lama lainnya.

Keanekaragaman sumber daya alam Indonesia yang kaya belum dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan modal dan teknologi. Memang, jika masyarakat global setuju untuk tidak lagi menggunakan energi fosil yang mencemari, dunia akan membutuhkan berbagai sumber daya alam.

“Untuk itu, kegiatan yang meningkatkan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan, termasuk mengundang atau mengundang calon investor, menjadi penting,” katanya.

Memaksimalkan nilai tambah dari semua sumber daya alam tersebut membutuhkan modal yang besar dan teknologi modern, namun bukan berarti Indonesia berada pada posisi yang rentan atau ingin mendapat tekanan dari modal asing. Sumber daya alam yang melimpah dan keanekaragamannya memperkuat daya tawar Indonesia. Dengan daya tawar yang kuat, pemerintah tetap mengedepankan kerjasama yang saling menguntungkan dengan seluruh calon investor.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pada forum KTT G20 di Roma, Italia, pada November 2021, Presiden Joko Widodo menolak menandatangani draft kontrak rantai pasokan untuk kandungan sumber daya alam Indonesia. Sumber daya alam sangat strategis di planet ini. menekan beberapa anggota G Twenty untuk ‘merayu’ dan ‘memaksa’ Indonesia untuk menyetujui rancangan kontrak rantai pasokan.

“Setelah dokumen perjanjian rantai pasok ditandatangani, berarti Indonesia siap menyerahkan sebagian hak mutlaknya atas pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam nusantara, yang akan mengarahkan Indonesia pada kesepakatan tersebut,” katanya.

Menanggapi permintaan dunia akan energi terbarukan dengan bahan baku lokal, Pamsut mengatakan Presiden Jokowi dan para menterinya telah mulai bekerja untuk meningkatkan potensi sumber daya alam nusantara serta mencari dan mengundang calon investor dari luar negeri. Ini adalah proses yang sangat panjang.

Demi kemaslahatan bersama, upaya tak kenal lelah ini harus dilanjutkan oleh generasi muda terbaru Indonesia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *