December 4, 2022
Spread the love

Jakarta – Perusahaan otomotif dan transportasi konsumen PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantor MPMX di Gedung Lippo Kuningan, Jakarta, Rabu (18/5). ). 2022).

Diantara hasil rapat tersebut, persetujuan laporan tahunan oleh direksi dan persetujuan laporan keuangan perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2021 telah disetujui.  judi slot online pragmatic

Selain itu, dividen tunai final untuk tahun buku 2021 telah disepakati kepada pemegang saham sebesar Rp 180 per saham. ).

Total nilai dividen pada 2021 akan sekitar Rp 800 miliar.

CEO MPMX Group Suwito Mawarwati mengatakan pertumbuhan positif pada tahun 2021 ditopang oleh kinerja yang baik dari semua anak perusahaan karena semua sektor menunjukkan ketahanan selama pandemi dengan peningkatan tingkat laba bersih, yang juga bertujuan untuk mempertahankan kinerja operasional yang kuat.

“Sementara tantangan pandemi masih berlanjut hingga kuartal I tahun ini, kami optimistis perseroan mampu mempertahankan fundamental bisnis yang kuat dan berhasil mempertahankan laju pertumbuhan kuartal sebelumnya,” kata Suwito dalam keterangan tertulis. Kamis (22-05-19).

Kinerja perseroan tahun lalu juga menunjukkan hasil yang baik dengan perolehan laba bersih (NPAT) sebesar Rp 412 miliar, meningkat signifikan sebesar 208% dibandingkan Rp 134 miliar pada tahun 2020.

Alhasil, neraca perseroan menguat dengan posisi kas Rp 1,848 triliun pada 31 Desember 2021.

Uang tunai ini memungkinkan perusahaan untuk memberi penghargaan kepada pemegang sahamnya melalui pertumbuhan bisnis yang kuat dan pembayaran dividen yang berkelanjutan.

Kemampuan perusahaan untuk membayar dividen dari pendapatan dan posisi kas akan terlihat pada akhir kuartal pertama tahun 2022.

Laba bersih perusahaan untuk kuartal pertama 2022 adalah Rs 3,1 triliun, turun 3% tahun-ke-tahun, terutama karena kekurangan sepeda motor, tetapi diimbangi oleh pertumbuhan pendapatan di segmen bisnis lainnya.

Secara keseluruhan, laba bersih (NPAT) perusahaan pada triwulan I 2022 tetap berada pada level yang baik, didorong oleh peningkatan laba bersih (NPAT) bisnis inti sebesar 17%, biaya operasional yang terkendali dan peningkatan bagi hasil dibandingkan dengan tahun yang sama. periode tahun lalu. 8% per tahun dari JACCS MPM Finance Indonesia Association corporation.

Dari sisi posisi keuangan, perseroan mampu menjaga neraca yang sehat dengan kas dan setara kas yang kuat sebesar Rs 2,197 triliun, naik 19% dari posisi akhir pada 31 Desember 2021.

Soweto mengatakan, “Hasil keputusan rapat juga merupakan komitmen kami untuk memberikan nilai bagi pemegang saham. Posisi keuangan dan kas kami yang kuat membantu mendistribusikan dividen ini dengan tetap menjaga fleksibilitas keuangan dan operasional untuk melanjutkan bisnis kami,” kata Soweto. menjadi,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *