October 2, 2022
Spread the love

Bekasi, – Kepala Kantor Pelayanan Pajak MAZ Bekasi mengalahkan bawahannya DH.

Wakapolres Bekasi Timur Reda Aditya mengatakan, kejadian bermula saat DH mendapat perintah kerja dari atasannya.  slot online 2022

“Pelaku menyuruh korban melakukan survei dan tenggat waktu ditetapkan Senin,” kata Reda kepada , Selasa (6 Juli 2022).

Apalagi, ketika tenggat waktu tiba, pelaku menelepon korban dan menanyakan apa yang telah dilakukannya sebelumnya.

Korban yang menjawab telepon mengatakan bahwa pekerjaannya telah selesai dan menunjukkan bukti hasil pekerjaannya. Namun, pelaku merasa bahwa korban tidak mengambil tindakan yang diperlukan.

Pelaku juga menanyakan kepada korban tentang sambungan telepon yang tidak aktif.

Dan Reda melanjutkan dengan mengatakan: “Pelaku menanyakan kepada korban kenapa tidak bisa menghubungi korban (aktivis) pada hari Sabtu dan Minggu, dan pelaku juga mengaku korban memberikan nomor palsu dari data pegawai.”

Korban juga menjelaskan bahwa nomor yang diberikan kepada pelaku adalah nomor telepon istrinya. Pelaku yang tidak menerima penjelasan korban tanpa pemberitahuan terlebih dahulu langsung memukuli korban di tempat.

“Pelaku masih tidak terima dengan penjelasan korban,” kata Leda. “Korban berbalik dan hendak pergi, tetapi tiba-tiba dia memukul penyerang sekali dengan tangan kanannya,” tambahnya.

Sesaat setelah pemukulan, korban langsung terjatuh dan mengalami luka pada rahang kirinya.

“Saksi yang menyaksikan kejadian tersebut langsung membawa Mithra Kilwar ke RSUD Timur untuk memberikan pertolongan,” imbuhnya. Tersangka belum ditangkap saat ini, dan polisi sedang menyelidiki saksi.

Dan Leda menyimpulkan bahwa “(penangkapan) belum terjadi selama pemeriksaan para saksi masih berlangsung”.

Nielmaldrin Noor, Direktur Ekspansi, Pelayanan dan Humas, Dirjen Pajak (39) Dr.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6 Agustus 2022) Nielmaldrin mengatakan, “Dengan pengecualian yang disesalkan, kami menyatakan tidak ada toleransi terhadap kekerasan.

Nielmaldrin menjelaskan, pemukulan itu terjadi karena kesalahpahaman bisnis antara MAZ dan DH. Kesalahpahaman tersebut kemudian berujung pada pertengkaran yang berakhir dengan pemukulan.

“Bos karyawan itu memukulinya hingga hilang kendali dan jatuh,” katanya.

Sekarang, pihaknya telah menangani tuduhan pelecehan dan meluncurkan penyelidikan terhadap para pelaku.

“Departemen Kepatuhan Internal Direktur Kepatuhan Internal dan Transfer Sumber Daya (DJP) sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan penanganan kasus tersebut,” kata Nielmaldrin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.