September 28, 2022
Spread the love

Hari ini (22/5/2022), mantan Menteri Sumber Daya Manusia (Minaaker) Dewan Menteri Terpadu Indonesia meninggal dunia.

Kabar duka datang dari Dave Laksono, Ketua DPP Golkar.

“Benar (Matt)'” kata Dave saat menjawab telepon.  slot gacor gampang menang

Dev kemudian memposting kutipan informasi dari unggahan putri sulung Fahmy, Fahaira Idris.

Berdasarkan konten yang diunggah, Fahmy meninggal dunia pada pukul 10.00 WIB di ruang rawat intensif RS Medistra Jakarta Selatan.

“Akan dimakamkan di Rumah Duka Mampang Prapatan IV No 20, Jakarta Selatan. Rencananya akan dimakamkan di Tanah Qasir pukul 13.00 WIB. .”

“Maafkan Ayah Fahmy Idris jika telah melakukan kesalahan dan kesalahan dalam hidupnya. Wassalamualaikum wr. wb.” Ini adalah kiriman dari unduhan yang dibagikan oleh Dave.

Profil Fami Idris

Mengutip pustakawan Birbusnas, Fahmi Idris lahir pada 20 September 1943 di Jakarta.

Pengusaha dan politikus Indonesia.

Dalam karir politiknya, ia diangkat menjadi Menteri Perindustrian Kabinet Indonesia Bersatu pada 7 Desember 2005 oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Ia ditunjuk menggantikan Ehrman Subarno yang dimodifikasi.

Mengenai sejarah pendidikannya, ia menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Namun, ketika dia memulai bisnisnya, dia tidak menyelesaikannya.

Namun, Fahmy memutuskan untuk kembali kuliah pada tahun 1973 dengan mendaftar di Universitas Ekonomi Ekspansi Universitas Indonesia dan mempelajari manajemen keuangan untuk manajer non-keuangan.

Setelah itu, Fahmy mendirikan PT Kwarta Daya Pratama bersama rekan-rekan angkatan 66.

Perusahaan ini berkembang, di antaranya adalah PT Codel (Group of Eight) yang bergerak di bidang perdagangan.

Kemudian, pada tahun 1984, Fahmy bergabung dengan Partai Golkar dan memulai karir politiknya.

Ia kemudian menjadi Ketua DPP Golkar Jakarta dari 1998-2004.

Dalam Kabinet yang dipimpin oleh BJ, Presiden ke-3 Republik Indonesia. Habibie, Fahmy menjabat sebagai Menteri Sumber Daya Manusia dari tahun 1998 hingga 1999.

Saat menjabat Menteri Sumber Daya Manusia Kabinet Indonesia Bersatu, ia membentuk tim khusus untuk menangani pemulangan ilegal sekitar 700.000 tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia.

Selain itu, mereka membahas masalah uang cuti (THR), pemberhentian (PHK), dan perekrutan TKI di luar negeri.

Berikut rincian riwayat pekerjaan dan jabatan Fehri saat menjabat Menteri.

Biografi Direktur Basti (1967-1968)

Direktur PT Li Mau-jung (1968-1969)

President PT Kwarta Daya Pratama (sejak 1969)

Direktur PT Krama Yudha (1973-1976)

Direktur PT Krama Yudha (sejak 1976)

Vice President, PT Parama Bina Tani (sejak 1980)

Direktur PT Dharma Moda Pratama (sejak 1981)

Wakil Presiden, PT Wahana Muda Indonesia (sejak 1983)

Presiden Direktur, PT Delta Santana (sejak 1984)

Ketua PT Kodel (sejak 1979)

Pertemuan Tingkat Menteri ke-7 Menteri Pengembangan Sumber Daya Manusia

Kementerian Sumber Daya Manusia dan Imigrasi Kabinet Indonesia Bersatu (2004-2005)

Menteri Perindustrian, Kementerian Unifikasi Indonesia (2005-2009)

Posisi Kabinet Menteri Perindustrian pada Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia Bersatu. Masa bakti 7 Desember 2005 ~ 22 Oktober 2009

Menteri Sumber Daya Manusia dan Imigrasi Kabinet Indonesia Bersatu Masa Jabatan 21 Oktober 2004 ~ 7 Desember 2005

Leave a Reply

Your email address will not be published.