September 28, 2022
Spread the love

Lampung – Selasa (17/5/2022) Bus PO Penantian Utama yang jatuh di lembah sedalam 50 meter di Pesisir Barat, Tanjakan Mayit, Lampung, tidak dievakuasi.

Bus dikotori dengan beras bekas, dan pakaian berserakan di sekitar bus dan mulai berbau.

Lokasi kecelakaan bus, situasi saat ini terlihat suram dan tidak ada petugas polisi atau warga di lokasi kejadian.  bocoran slot gacor

Situs ini kemudian terletak di Tanjakan Mayit, dekat perbatasan TBBS Pekon Pemerihan di kabupaten Bengkunat Pesisir Barat.

Sebuah bus PO Penantian Utama bernama BE 7030 FU jatuh ke sebuah lembah sekitar 50 meter jauhnya.

Lokasi jalan dari Bandar Lampung menuju Krui Pesisir Barat, sesampainya di Ascending Mayit kondisi jalan terjal dan berbelok-belok dan sisi jalan sebenarnya berupa lembah.

Selanjutnya, sopir bus menurunkan tembikar ke gigi dua dan menekan pedal rem untuk memperlambat.

Namun, rem yang rusak atau rusak ditemukan dan pengemudi kehilangan kendali dan menabrak lembah sedalam 50 m.

Akibatnya, pengemudi dan penumpang mengalami luka-luka.

Seorang penumpang yang hendak menuju Puskesmas Pengkonat Kabupaten Bessir Barat dinyatakan meninggal dunia.

1 penumpang dievakuasi

Kecelakaan bus terjadi di Kabupaten Pesisir Barat di Lampung.

Sebuah bus yang membawa penumpang memasuki sebuah lembah sedalam 50 m.

Disebut Urip rumah sakit

Seperti diberitakan sebelumnya, keluarga korban bus terbalik di pantai barat tiba pada Selasa malam (17 Mei 2022) di Rumah Sakit Oribe Somoharjo (RSUS) Bandar Lampung.

Bus Po Penantian Utama diketahui menabrak lembah sedalam 50 meter di perbukitan Pesisir Barat, Bengkunat, Pekon Pemerihan, Mayit.

Pada Selasa (17/5/2022) terjadi kecelakaan tragis di atas bus yang mengangkut 32 penumpang.

Bus gagal menginjak rem dan akhirnya jatuh ke lembah.

Lampung disaksikan banyak kerabat korban yang berkunjung ke RSUS Bandar Lampung pada Selasa malam (17/5/2022).

Rencananya sebagian korban akan dirujuk ke RSUS Bandar Lampung.

kegagalan rem

Kapolsek Pengkonat AKBP Suhairi mengatakan, kecelakaan bermula saat bus melintas dari Bandar Lampung menuju Krui di Pantai Barat sekitar pukul 13.00 WIB.

Setibanya di Mayit Rise, kondisi jalan berubah dari sisi ke sisi dan pengemudi mencoba memperlambat dengan menurunkan gigi ke gigi 2 dan 1 dan menekan pedal rem.

“Remnya tidak bekerja, sehingga pengemudi kehilangan kendali dan jatuh ke dalam lembah sedalam 50 meter,” kata komisaris Badan Kepolisian Nasional.

Satu penumpang dilaporkan tewas dalam kecelakaan tersebut.

Sopir dan penumpang lainnya terluka.

Kapolsek Pengkonat mengatakan “satu penumpang meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas Pengkonat”.

Selain itu, 4 orang luka berat dan 27 orang luka-luka.

Korban tewas adalah Narayati Jain of Peace, 57, dan Bandar Lampung.

Sementara itu, para korban luka berat sedang dibawa ke Rumah Sakit Urip Smoharjo di Bandar Lampung.

(Tribunlampung.co.id/Arif Saidal/Bayu Saputra)

Artikel ini telah diposting di TribunLampung.co.id dengan judul Bus memasuki ngarai di pantai barat Kota Lampung, air terjun satu penumpang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.