September 26, 2022
Spread the love

Jakarta, – Merawat tanaman kini menjadi kegiatan yang banyak dilakukan orang di rumah di antara kegiatan lainnya.

Agar tanaman tumbuh subur dan berkembang, Anda tidak hanya harus menyiraminya, tetapi juga memupuknya dan menggunakan pestisida untuk mencegah hama.  situs slot gacor

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI (8 Agustus 2022), selain pestisida dan pupuk kimia, bahan organik seperti kulit bawang juga bisa digunakan.

SHUTTERSTOCK / WISTIAMAN Ilustrasi kulit bawang. Kulit daun bawang dapat digunakan untuk membuat pupuk dan pestisida bagi tanaman.

Tentunya tidak hanya lebih praktis dan ekonomis, namun hasilnya akan lebih baik karena terbuat dari bahan-bahan alami. Salah satunya adalah bawang merah.

Kebocoran mengandung acetogenin. Pada konsentrasi tinggi, senyawa ini memiliki sifat khusus sebagai anti nutrisi.

Zat ini membuat serangga dan hama enggan memakan tanaman dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Selain berpotensi membunuh larva atau jamur, kulit bawang merah memiliki manfaat lain. Dengan kata lain, zat dan senyawa dalam kulit bawang merah dapat memberikan kesuburan pada tanaman, mempercepat proses tumbuhnya buah dan bunga pada tanaman.

Berikut cara membuat pestisida dan pemacu pertumbuhan dari kulit bawang merah.

Bahan dan alat yang diperlukan

SHUTTERSTOCK / KITTISAK CHYSREE Ilustrasi daun bawang, panen daun bawang dan budidaya daun bawang.

bagaimana membuat

Kupas bawang bombay lalu kupas. Masukkan hingga 1/4 atau setengah botol ke dalam botol plastik atau kaca.

Tambahkan air ke dalam botol dan kocok sebentar hingga hampir penuh. Rendam hingga dua hari.

Kita ambil air kulit bawang bombay, lalu saring airnya. Pindahkan air ke botol semprot dan pestisida siap digunakan.

Oleskan insektisida pada daun atau batang tanaman yang terserang secara merata di seluruh permukaan daun dan batang. Jangan lupa semprotkan pada bagian bawah daun. Secara umum, ada juga hama.

Gunakan pestisida bawang merah ini tergantung tingkat keparahan hamanya. Anda bisa menggunakannya seminggu sekali, dua kali seminggu, atau bahkan sampai tiga kali seminggu.

Selalu memperhatikan perkembangan kesehatan tanaman. Anda bisa menuangkan air dari kulit bawang merah dengan zat perangsang tumbuh atau ZPT dan merendamnya di media tanam.

Sedangkan kulit bawang merah tidak perlu dibuang dan bisa diberikan ke media tanam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.