October 7, 2022
Spread the love

Jakarta – Keputusan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memasuki bisnis data center dengan bendera NeutraDC menemukan momentum yang tepat.

Para praktisi telekomunikasi mengharapkan NeutraDC berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki Telkom.  game judi slot online

Heru Sutadi, CEO Institut Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia, mengatakan Telkom bukanlah perusahaan baru di bisnis data center. Menurut dia, BUMN tersebut sudah memiliki keahlian di bisnis data center melalui anak usahanya PT Sigma Cipta Caraka yang juga dikenal dengan TelkomSigma.

Dalam keterangannya, Heru mengatakan: “Telkom sudah lama berkecimpung di bisnis data center dengan TelkomSigma dan Telin. Perkembangannya sangat bagus karena TelkomSigma memiliki data center di Indonesia dan Telkom juga memiliki data center di negara lain seperti Singapura dan Hongkong..” katanya. Kamis (19/5).

Mantan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) memperkirakan permintaan layanan data center dari perusahaan Indonesia akan meningkat di era digitalisasi ekonomi.

Oleh karena itu, Heru mengapresiasi langkah Telkom yang tepat dengan mendirikan NeutraDC untuk fokus menyediakan layanan tersebut.

“Tapi Telkom memiliki banyak keunggulan seperti konektivitas infrastruktur ke AS (telecom), memiliki Telkomsel yang kuat (shared in the telecom business) dan merupakan leader di bisnis seluler. Dan tentunya mereka telah membangun data center di AS. Beberapa lokasi,” kata Hero.

Namun, meski telah mengambil beberapa langkah dibandingkan dengan perusahaan data center serupa di Indonesia, Telkom mengatakan harus terus merancang rencana untuk menjawab masalah dan memenuhi kebutuhan saat ini.

“Jangan meremehkan kehadiran asing, perkuat strategi, dan terus bangun ekosistem (digital) untuk memperkuat bisnis. Itu juga harus menjadi pusat pemulihan data dan berkapasitas tinggi, keamanan tinggi.”

Reza Priyampada, Sekretaris Jenderal Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), sebelumnya mengatakan ekspansi Telkom positif. Memiliki perusahaan domestik yang andal yang menyediakan layanan pusat data memungkinkan perusahaan pelanggan potensial Anda untuk menyimpan database mereka dengan nyaman dan aman.

“Tentunya banyak data dan dokumen yang akan dihasilkan oleh perusahaan lain dan saya melihat ini sebagai hal yang positif karena perusahaan lain ini pasti membutuhkan media penyimpanan data yang aman. Nah, jika semua data Anda disimpan di Google Drive (misalnya), Google memilikinya di luar. Saya khawatir diretas atau diakses oleh orang asing,” jelas Reda.

Sebelumnya, Direktur Wholesale and International Services Telkom Bogi Witjaksono memperkirakan permintaan pasar data center di Indonesia akan tumbuh sangat pesat hingga mencapai 1.576 MW pada 2030. Dia menyoroti Boge untuk memanfaatkan ceruk ini. Telkom sedang mempersiapkan diri sebagai anak perusahaan NeutraDC, perusahaan yang akan menyediakan layanan data center dalam kategori Hyperband.

“NeutraDC akan menjadi sub-merek baru yang mengelola bisnis pusat data dari tingkat super hingga tingkat lanjut. NeutraDC saat ini sedang mempercepat proses pembangunan ultra-wideband pertamanya untuk menangkap pangsa pasar yang besar. Memperluas pusat datanya di Cikarang “Buji .

Dia juga menjelaskan bahwa NeutraDC akan menyediakan infrastruktur pusat data yang sesuai yang menjamin keamanan yang sangat ketat hingga delapan lapisan. Selain itu, layanan pusat data NeutraDC dirancang untuk beroperasi dengan standar global bersertifikat Uptime Tier III dan IV.

Artikel ini telah dimuat di Kontan dengan judul Bisnis Data Center Telkom yang Dinilai Potensinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.