September 28, 2022
Spread the love

Jakarta – Kemajuan digitalisasi berdampak langsung pada jumlah pegawai bank.

Jumlah pegawai bank semakin berkurang dari tahun ke tahun karena kemajuan digitalisasi.

Menurut laporan keuangan untuk kuartal pertama tahun 2022, jumlah karyawan di bank-bank besar menurun secara signifikan tahun lalu.  situs judi online gacor

Meskipun beban kerja bank-bank ini berkurang, mereka justru meningkat. Kinerja perbankan membaik pada kuartal I akibat dampak pandemi COVID-19.

Trioksa Siahaan, Perguruan Tinggi Senior di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), menilai penurunan jumlah pegawai bank merupakan dampak dari digitalisasi, pergeseran pekerjaan manusia ke arah digitalisasi.

Ia menjelaskan kepada KONTAN, Minggu (22/5/2022): “Hal ini juga berdampak pada penutupan cabang bank, karena digitalisasi telah membuat operasional bisnis menjadi lebih efisien.”

Ia memperkirakan perbankan akan lebih selektif dalam merekrut dan lebih fokus pada sumber daya manusia digital.

Menurut dia, penurunan jumlah pegawai ini sebelumnya juga terjadi di bank-bank di Eropa dan negara maju lainnya.

Ke depan, Trioksa melihat potensi digitalisasi untuk meningkatkan kebutuhan sumber daya manusia yang terlatih khusus untuk mendukung bisnis bank, namun jumlah pegawai bank akan terus menurun lagi.

PT Bank Mandiri Tbk memiliki 37.750 karyawan per Maret 2022 dan 38.015 orang per Maret 2021, turun 265 orang dalam satu tahun.

Namun, tingkat kesejahteraan sumber daya manusia di bank-bank milik negara telah meningkat. Hal ini tercermin dari tenaga kerja perusahaan sebesar Rs 5.811 miliar, naik 5,5% YoY secara konsolidasi. Beban perbankan hanya naik 1%, dari Rs 3,85 triliun menjadi Rs 3,89 triliun.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memiliki 50.376 karyawan per Maret 2022. Ini terdiri dari 25.006 karyawan BCA dan 25.370 afiliasi HR.

Jumlah tersebut turun 1.504 orang dari 51.880 orang pada Maret tahun lalu. Sementara itu, beban pegawai BCA secara konsolidasi pada kuartal I mencapai Rp3,9 triliun, meningkat 4,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

PT Bank CIMB Niaga Tbk memiliki 11.841 karyawan pada Maret 2022, turun 814 orang. Namun, pada kuartal pertama tahun ini, belanja pegawai bank justru meningkat 3,8% year-on-year menjadi Rs 1,11 triliun.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memiliki 27.105 karyawan per Maret 2022, turun 72 dari akhir tahun lalu.

Namun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlahnya meningkat 111. Pada kuartal I 2022, tenaga kerja konsolidasi BNI mencapai Rs 2,93 triliun, meningkat 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

SDM BNI secara perlahan menurun setiap tahunnya. Jumlah tersebut menurun dari 27.803 pada 2018 menjadi 27.211 pada 2019 dan 27.202 pada 2020.

Petinggi BNI mengatakan, penempatan kepegawaian diprioritaskan berdasarkan bisnis dan peralatan digital. Perusahaan juga menawarkan program penghargaan yang berorientasi pada hasil untuk mempertahankan dan menarik talenta terbaik.

Per Maret 2022, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memiliki tenaga kerja gabungan sebanyak 79.115, di mana 60.704 adalah karyawan Bank BRI dan 18.411 di anak perusahaan. Jumlah tersebut turun 270 dari 79.398 pada akhir tahun 2021.

Namun, angka tersebut meningkat 14.160 orang dari 64.955 orang pada Maret 2021.

Sementara itu, pada triwulan I 2022, tenaga kerja BRI meningkat dari Rp 9,4 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp 9,57 triliun. Belanja perbankan saja turun dari Rp 7,4 triliun menjadi Rp 7,17 triliun.

Jumlah pegawai di PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) meningkat 248 menjadi 11.381 dari tahun lalu hingga Maret 2022.
Namun, jumlah ini menurun secara perlahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2018, tenaga kerja BTN mencapai 11.810. Pada tahun berikutnya, jumlahnya menurun menjadi 11.647 dan pada tahun 2020 menjadi 11.224.

Jaringan kantor bank menurun dari 737 pada Maret 2021 menjadi 727 pada Maret 2022, tetapi biaya staf BTN meningkat pada Q1 2022 (Rs 827, naik 8,2% YoY) karena jumlah karyawan meningkat. 10 miliar.

Sumber: Contan

Leave a Reply

Your email address will not be published.