January 28, 2023
Spread the love

Jakarta – Seseorang diduga ikut dalam agenda klarifikasi Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo).

Ia mengaku tidak berafiliasi dengan Abkasindo, bahkan sempat adu mulut dengan aparat keamanan.

Seorang pria yang tidak disebutkan namanya berteriak di sekitar para pengunjuk rasa.  slot gacor hari ini 2022

Dia mengenakan kemeja hitam dan memegang secarik kertas bertuliskan “Passaman Barat ada di sini.”

“Petani menderita karena ekspor sawit dilarang,” serunya.

Mereka bukan bagian dari Aspakindo, dan mereka tidak memiliki izin untuk berdemonstrasi, sehingga pihak berwenang punya waktu untuk menghentikan perilaku pria itu. Sempat terjadi adu mulut antara pria tersebut dengan polisi.

Bahkan Aspakindo tidak mengenal pria yang tiba-tiba ikut unjuk rasa terkait larangan ekspor CPO tersebut.

Saat ditanyai, pria ini mengaku datang langsung dari Teluk Basa bagian barat di Sumatera bagian barat.

Beliau juga mengatakan bahwa Anda tidak harus menjadi bagian dari Askapindo untuk ikut menyampaikan aspirasi Anda.

Dan karena tidak ada izin untuk unjuk rasa, aparat keamanan menjaga ketat pergerakan pria tersebut.

Dia juga tidak diperbolehkan bergabung dengan kelompok selama demonstrasi Escapindo.

Namun, pada akhir berlangganan. Hidung pria yang dicurigai tidak muncul selama protes.

Pada Selasa 17 Mei 2022, para petani sawit menggelar acara di gedung Kementerian Perekonomian dan patung kuda. Mereka mengajukan lima tuntutan kepada pemerintah.

Pertama, petani akan menyampaikan aspirasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau perwakilan Istana agar melindungi petani akibat turunnya harga TBS sawit sebesar 75 persen di 22 provinsi di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *