December 2, 2022
Spread the love

Jakarta – Bareskrim Polri kembali menyita aset Indra Kenz, nama samaran tersangka judi online Binomo Indra Kesuma.

Mobil mewah Indra Kens yang disita adalah supercar Ferrari yang dibawa dari Medan di Sumatera Utara.

Berdasarkan foto yang diterima, kendaraan tersebut tiba di Mabes Polri sekitar pukul 13.00 WIB pada Minggu, 22 Mei 2022.  daftar slot online

Supercar Ferrari hitam dengan garis-garis merah di truk derek hijau.

Mobil tersebut kini telah dibawa ke Polda Metro Jaya sebagai barang bukti penyitaan.

Kanit 5 Deputi Direktur Bank Dittipideksus Bareskrim Polri Kompol Karta mengatakan, Ferrari tiba pukul 12.00 WIB.

Karta baru tiba di kantor pukul 12.00 WIB pada Minggu (22/5/2022).

Sebagai bagian dari penyelidikan insiden Binomo Options, mobil mewah itu harus dijemput jauh-jauh dari Medan.

Carta menjelaskan, Ferrari California 2012 disita penyidik ​​pada 17 Mei 2022.

Sebuah mobil berlambang kuda ditaksir bernilai miliaran rupiah.

“Harganya Rp 3,5 miliar,” kata Karta.

Sebelumnya, Dittipideksus Bareskrrim Polri, Wakil Ketua II Kombes Pol. Chandra Sukma Kumara mengatakan mobil Indra Kenz Ferrarri akan dibawa ke tim penyidik ​​Polri untuk dikerjakan penyitaan barang bukti dalam kasus Binomo.

Chandra mengatakan Selasa (17/5/2022) ”Iya betul (mobil Ferrari sudah dipindahkan ke Mapolres).

Bareskrim Polri menetapkan Indra Kenz sebagai tersangka kasus perjudian online, penyebarluasan penipuan, dan pencucian uang (TPPU) terkait aplikasi Binomo.

Dia telah didakwa dengan beberapa artikel dalam kasus yang telah muncul selama tiga bulan terakhir. Sejauh ini, Mabes Polri telah menetapkan tujuh nama tersangka dalam kasus Binomo Indra Kins.

Ketujuh tersangka tersebut adalah Indra Kins, Vakaresh alias Vakar Suhartami Pratama, Brian Edgar Nappaban, Wiki Mandara Norhelim, Nathanya Kisuma, Vanessa Khong dan Rhodianto Bai. o: Tim Ferrari California Indra Kenz tiba di Mabes Polri pada Minggu (22/5/2022) setelah disita di Kota Medan, Sumatera Utara. / Satuan Reserse Kriminal Dittipideksus Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *