September 26, 2022
Spread the love

JAKARTA, – Majelis hakim memvonis Kolonel Infanteri Priyanto dengan hukuman penjara seumur hidup terhadap Handi Saputra (17) dan Salsabella (14) dalam kasus Tabrakan dan Pembuangan Parkit.

Hakim juga mengeluarkan putusan tambahan yang mengeluarkan Priyanto dari organisasi TNI.  slot gacor saat ini

Ketua Pengadilan, Brigadir Jenderal Farida Faisal membacakan putusan Pengadilan Militer 2 Kakung dan mengatakan, “Hukuman untuk terdakwa adalah penjara seumur hidup. Hukuman tambahannya adalah (terdakwa) pemecatan.” Pelayanan.” Jakarta Timur, Selasa (7/7) Juni 2022.

Brianto dipidana karena pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP, merampas kemerdekaan orang lain sebagaimana diatur dalam Pasal 333 KUHP, dan genosida sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181 KUHP.

Hakim juga memerintahkan agar terdakwa ditahan.

Hakim kemudian memberikan waktu kepada terdakwa untuk berdiri, menerima putusan, atau banding.

Kemudian Priyanto melakukan negosiasi dengan tim pengacara.

“Kami menyatakan bahwa kami sedang berpikir,” kata Brianto.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Militer II Jakarta, Kolonel Seuss Werdale Boye, menyampaikan pandangannya atas putusan tersebut.

Putusan yang dibuat oleh hakim sama dengan yang diminta oleh jaksa. Bedanya, Pasal 328 KUHP tentang penculikan tidak dimasukkan dalam putusan.

Sementara itu, Priyanto divonis penjara seumur hidup dan dipecat dari bentrokan Handi dan Salsabella pada 8 Desember 2021 di Nagrig, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Seorang jaksa militer membacakan permintaan di Pengadilan Militer ke-2 pada 21 April 2022.

Priyanto telah terbukti secara meyakinkan telah melakukan pembunuhan, penculikan dan penyembunyian tubuh yang sah dan terencana.

Brianto dan dua anak buahnya membuang jenazah Handi dan Salsabella ke Sungai Seraiu di Jawa Tengah setelah bertabrakan dengan burung parkit di Nagrig.

Dia dan dua anak buahnya, Cobda Andreas Doi Atmoko dan Kupto Ahmed Saleh, kemudian menjadi terdakwa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.