October 2, 2022
Spread the love

KULON PROGO, – Warga Dusun Nglawang, Desa Angkaran, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, dan Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap tiga anak.

Ketiganya diidentifikasi sebagai Berom Sedayu Indah, Mbangitayo Witan, dan Zenok dari Jawa Tengah, serta dari Grobogan, Jawa Tengah, yang berdomisili di Jawa Tengah.  slot gacor gampang jp

Tiga huruf pertama berturut-turut adalah IK(16), FS(9), dan RR(4).

Kantor Polisi Timon menyerahkan anak-anak yang ditinggalkan oleh teman-temannya kepada orang tua mereka. Komisaris Humas Polsek Kowloon Brugo Ipto Ningah Jeffrey Prana Widiana mengatakan dalam pesan singkat Selasa (31/5/2021) bahwa semuanya berjalan lancar.

Awalnya, warga menemukan FS sendirian di jalan aspal di pantai antara Pantai Glagah dan Pantai Congot pada Senin (30 Mei 2022) pukul 17.00 WIB. Warga kemudian menemukan dua anak lainnya.

Orang-orang melaporkan hal ini kepada Dokuh (kepala desa) Ngluang Subandi. Desa mengambil ketiganya setelah matahari terbenam untuk disimpan di rumah desa.

Suband mendapat informasi dari IK dan FS bahwa ketiganya bersaudara. Mereka tiba di kawasan pantai Kongo tanpa orang tua mereka. Mereka berangkat ke Purworejo dari Semarang dengan ongkos ojek online sebesar Rs 99.000.

Mereka memutuskan untuk pergi ke Purworejo setelah bertemu dengan seorang pria di Facebook. Pria itu bernama Dimas. Mereka membuat janji untuk bertemu di Purworejo.

Pria yang mereka temui tampak seperti orang dewasa. Pilih E K Dan kedua adik laki-lakinya, pria berambut putih.

Mereka mengendarai sepeda motor perak dari Supra melalui terowongan Bandara Internasional Yogyakarta Timon. Dan melewati Temon Balai Kota Glara dan menuju ke Pantai Glara. Mereka berhenti di satu-satunya jalan antara Galaha dan Kongut.

“Saya kira mereka bisa sejauh ini karena mereka tidak tahu seberapa jauh Semarang-Pororego,” katanya.

Menurut pengakuan anak-anak, pria dewasa ini adalah E. K. di semak-semak. IK, siswa kelas 2 SMK, menolak.

Dan mereka bertiga pergi. “Tunggu di sini dulu. Saya berusaha untuk mendapatkan uang saya kembali. Kemudian orang itu tidak kembali,’ kata Subande.

Su-su menemukan nomor telepon Su (36), ayah tiga anak, dari ponsel yang dibawa I.K. Sue terkejut dengan laporan Suband. Nada suaranya sangat mengkhawatirkan.

“Orang tua tahu mereka ada di rumah,” kata Suband.

Su memiliki tiga anak pada pukul 23.00 WIB. Subande menyerahkan tiga anak yang disaksikan Papenkamteipmas.

“Pulang jam 03.00 WIB,” kata Subande. “Orang tua saya menelepon saya pagi ini ketika semua orang sampai di rumah dengan selamat.”

Dalam hal ini, Suband mengingatkan para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya saat beraktivitas di media sosial. “Jangan menyalahgunakan media sosial karena berisiko tinggi. Orang tua harus diawasi lebih serius,’ kata Suband.

Leave a Reply

Your email address will not be published.