October 7, 2022
Spread the love

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akhirnya mengungkap dugaan investasi dan arisan bodong di Surabaya. Seorang perempuan berinisial APK (23) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

APK ditangkap di Bali pada 24 Mei 2022. Dia merupakan operator dariInvestasi bertajuk “arisan love” yang dilaporkan bodong oleh para korbannya. APK ditetapkan setelah adanya pemeriksaan.  rtp slot online terbaik

Kasubdit Siber Direktorat Reserse Crime Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, AKBP Wildan Albert mengatakan, kerugian sementara akibat Investasi sekitar Rp 1,1 miliar untuk 13 korban. Kerugian diperkirakan masih akan bertambah karena berdasarkan pengakuan tersangka, jumlah anggota arisan bodong mencapai 150 orang. Wildan berharap, korban yang lain segera melapor.

“Total kerugian 13 korban lebih dari Rp 1,1 miliar,” ujar Wildan kepada wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (31/5/2022).

Tersangka menjaring anggota melalui media sosial sejak tahun 2019. Dalam aksinya, tersangka menawarkan arisan, Inbetasi Hinga wasit Pinjam Dengan Big Tungan Yang Besar.

Sementara itu, APK disangka dengan Pasal 45A Ayat (1) jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Tergir Untung Besar

APK menawarkan keuntungan yang besar dalam waktu singkat untuk menjaring para korban. Korban yang tergiur dengan tawaran itu mengaku rugi hingga bulu jutaan rupiah.

Lenny, Sala Satuna. Korban asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, itu mengaku rugi lebih dari Rp 70 juta. Reni Mengaku Tergiur Dengan janji bunga yang tinggi.

“Investasi Rp 9 juta mendatangkan kembali Rp 11 juta dalam waktu yang singkat,” kata Reni di Mapolda Jatim, Selasa (31/5/2022).

SHUTTERSTOCK Ilustrasi Subsidi Investasi, Ilustrasi penipuan Investasi Tidak itu, tersangka memamerkan berbagai barang mewah yang disebut sebagai jaminan. Mobil jembatan Moulai, motor, dari Hingaferia. Namun, mobil yang dipamerkan itu ternyata mobil rental.

“Terñata Semanya Jual, Mobil Ms. Deepamerkan Adala Mobile Rentals” Zelasnya.

Ratif Fandira, korban lainnya, juga kerugian yang cukup besar. Ia Mengaku rugi Rp 73 juta.

Ratif menyebut, tersangka menawarkan dua model produk, yakni arisan danInvestasi. Tersangka juga menjanjikan bunga yang tidak masuk akal.

“MisalnyaInvestasi Rp 5 juta, akan dikembalikan Rp 7 juta dalam waktu sebulan Pengelola juga kerap menjanjikan barang-barang berharga sebagai hadiah seperti ponsel hingga motor, terangnya.

Sumber: (Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Redaktur: Priska Sari Pratiwi, Andi Hartik)

Leave a Reply

Your email address will not be published.