October 6, 2022
Spread the love

Jakarta, – Bagi banyak menteri yang sibuk berkampanye menjelang pemilihan umum 2024 dan pemilihan presiden 2024, pidato tentang reshuffle pemerintahan Presiden Joko Widodo menjadi penting.

Menurut pengamat politik Ray Rangkote, Jokowi harus mengambil keputusan tegas karena sejumlah menteri sibuk mencari dukungan politik. Kegagalan untuk melakukannya diperkirakan akan berdampak negatif terhadap kinerja Kabinet. main slot gacor viral

Saat dihubungi pada Selasa, 6 April 2022, Ray mengatakan, “Para menteri sangat sibuk dengan kampanye mereka. Kita perlu memikirkan apakah kita harus melestarikannya atau menggantinya.”

Ray yang juga pendiri Lingkar Madani (Lima) melanjutkan, “Kalau dia bertahan, dia benar-benar harus menyuruhnya untuk fokus pada pekerjaannya. Jangan biarkan pekerjaan dan kampanye menjadi satu paket. Hindari sampai bekerja. membaik.” ).

Charta Politika, lembaga riset, mempublikasikan hasil survei reshuffle kabinet atau reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Jokowi pada Senin, 13, 13 Maret 2022.

Pernyataan itu menyebutkan 63,1% responden setuju Jokowi akan menata kembali pemerintahan.

Menurut sebuah laporan yang diekspos dalam jajak pendapat, warga mengatakan mereka ditanya “Apakah Anda setuju atau tidak setuju jika Presiden Joko Widodo kembali menata kabinetnya?”

CEO Chartapolitica Yunarto Wijaya mengatakan, “Jika Presiden Jokowi menata kembali kabinetnya, 63,1% responden setuju.” Katanya.

Hal itu juga diungkapkan hasil survei reaksi publik terhadap kinerja para menteri pemerintahan maju di Indonesia. Sebanyak 53,5% responden menyatakan puas dengan kinerja pendeta yang mereka layani saat ini.

“Ketidakpuasan 38,8% dan non-respons 7,7%,” katanya.

Survei Charta Politica dilakukan dengan wawancara dari 25 Mei hingga 2 Juni 2022. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan 1.200 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi acak multi langkah, dan rentang kesalahannya adalah 2,83%.

safari politik

Banyak menteri di pemerintahan Jokowi berasal dari partai politik. Misalnya ada Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerendra Prabowo Subianto.

Dalam berbagai hasil penelusuran lembaga survei, nama Prabhu selalu berada di urutan teratas daftar orang yang sangat selektif, bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranovo dan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan. Bahkan Partai Grendra sudah menyatakan akan mencalonkan Prabowo di Pilpres 2024 mendatang.

Prabowo juga berupaya menjaga kontak dengan berbagai pimpinan partai atau melakukan safari politik. Selama periode Rebaran di awal Mei, Prabowo bertemu dengan Megawati Sukarnoputri, presiden Partai Konflik dan Demokrasi Indonesia (PDI-P). Belum lama ini, ia juga bertemu dengan Surya Balu, pemimpin Partai Nasdim.

Erlanga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian dan Ketua Umum Partai Golkar, diangkat menjadi calon presiden 2024. Dalam festival tersebut, Erlanga juga dikunjungi oleh Perwakilan Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dia juga menjalin aliansi koalisi di Indonesia dengan Presiden Partai Persatuan Pembangunan, Zulkifli Hasan, Presiden Partai Amanat Nasional (PAN) dan Suharso Munwarva, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

Pada 9 Mei 2022, Presiden Joko Widodo mendesak para menteri untuk fokus pada pekerjaannya, meskipun pemilihan umum 2024 dimulai pada pertengahan tahun.

Perdana Menteri Jokowi memimpin pertemuan tingkat menteri yang diadakan di Gedung Biru pada hari yang sama, dengan mengatakan, “Karena pemilihan umum 2024 dimulai pada pertengahan tahun ini, saya meminta para menteri untuk juga setia menjalankan perannya.” , Jakarta.

Jokowi mengingatkan jajarannya untuk memastikan agenda strategis nasional dapat terlaksana dengan baik. Hal ini untuk memastikan bahwa pemilihan umum 2024 dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan besar.

“Kita dapat memastikan bahwa agenda strategis nasional, prioritas kita bersama, dilaksanakan dengan baik dan pemilu berjalan dengan akurat, lancar dan tanpa gangguan,” kata presiden.

(Penulis: Diane Erika Nograhini | Editor: Icha Rastika)

Leave a Reply

Your email address will not be published.