September 28, 2022
Spread the love

SRAJIN – Kabar orang tua yang meminta klarifikasi atas penanganan dugaan pelecehan seksual terhadap anaknya telah dijawab oleh Polda Jateng.

Kapolda Jateng Combs Paul M Iqbal Qudusi menjelaskan, kasus tersebut masih ditangani serius oleh Tim Reserse Kriminal Polres Sarrajen.  slot online gacor hari ini

Kabirdhamas mengatakan: “Polres Jawa Tengah juga prihatin karena kasus ini melibatkan anak di bawah umur. Kami juga sangat bersimpati kepada Saudara D. Saudara D sedang mencari klarifikasi atas jalannya peristiwa yang menimpa putranya.”Katanya.

Ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan kejadian tersebut tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Dia melanjutkan, “Departemen Kepolisian Shirajin melakukan yang terbaik untuk menjelaskan penyelidikan.”

Berdasarkan laporan, Selasa 10 November 2020, sekitar pukul 12.00 WBI, dua orang wanita, WD (anak D berusia 9 tahun, saat itu berusia 11 tahun), T, bersama tiga orang lainnya di sebuah rumah kosong di Desa Jepang, Kabupaten Saragen Kecamatan Sokodono, WBI.

Upaya untuk memajukan kasus ini dapat menjadi teladan dan terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Pada akhirnya, Polda Jateng memberangkatkan tim pengawas penyidikan pada 12 Mei 2022.

“Tim tersebut dipimpin oleh Direktur AKBP Sujing Tierto Wasedek. Tim memberikan pendampingan dan melakukan diskusi ekstensif dengan penyidik ​​yang dipimpin oleh AKP Lanang Tejoh Bambudi Sarajen Polres Bareskrim,” ujarnya.

Iqbal menjelaskan, ada beberapa rekomendasi untuk membantu kasus tersebut, antara lain pendalaman psikotes dan T-profiling korban sehingga dapat memperoleh saksi dan barang bukti sebagai korban tindak pidana seks anak.

Iqbal mengucapkan terima kasih kepada Polda Jateng atas peran kuasa hukum dan media dalam membantu Polda Jateng menutup kasus ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.