December 2, 2022
Spread the love

Jakarta – Kumjen Bui Ravli Amar, Direktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), mengimbau generasi muda Indonesia untuk mewaspadai permintaan bergabung dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).

Dia mengatakan bahwa panggilan semacam itu dapat menyesatkan dan menyesatkan negara itu sendiri.  slot gacor depo 10rb

Oleh karena itu, generasi muda dituntut untuk tidak mudah terombang-ambing oleh ideologi eksternal selain Pancasila.

“Senin (20 Juni 2022) Boy Ravelli dari Hotel Aryaduta Jakarta Pusat mengatakan, “Menjadi negara yang mudah terpengaruh oleh faktor eksternal. Kita adalah bangsa yang rapuh.

Kemudian anak itu terlihat di kelompok NII, jadi kami mencontohkan 17 anak yang bergumul dengan hukum. Mereka semua ditangkap di Sumatera Barat (Simbar).

Dia mengatakan BNPT akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, unit nasional dan politik (Kesbangpol) di seluruh Indonesia melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal ini diharapkan masyarakat dapat menyelenggarakan kegiatan yang mengatasnamakan Islam di Indonesia.

Ia menegaskan, Indonesia tidak mentolerir ekstremisme dan tindakan kekerasan untuk mencapai tujuan tertentu. Ia mengatakan akan menghentikan aktivitasnya.

Penyiapan unsur kekerasan yang mengarah pada tindakan terorisme dapat dituntut secara hukum.

Dia menyimpulkan dengan mengatakan, “Ketika Anda mencoba untuk bersiap, pusat pelatihan memperkenalkan Anda pada tindakan yang menyebabkan kekerasan.” 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *