September 28, 2022
Spread the love

KPK memeriksa empat saksi terkait dugaan suap Wali Kota Ambon yang tidak aktif Richard Lwinapese (RL). KPK menduga Richard mengatur pemenang berbagai proyek di Ambon.

Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan, “Saksi mata hadir dan, di atas segalanya, membenarkan instruksi walikota tersangka RL bahwa berbagai proyek Pemkot Ambon akan bergantung pada perolehan sejumlah uang.” Kepada wartawan, Rabu, 6 Agustus 2022.  judi slot gacor dan terpercaya

Di antara para saksi itu adalah Sergon Slarmanat, Direktur Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon. Ketua Pokja II UKPBJ 2017 / Anggota Pokja II UKPBJ 2018-2020, Ivonny Alexandra W Latuputty; Pokja UKPBJ, Jermias F Tuhumena dan Charly Tomasoa.

Ali mengatakan saksi mata diperiksa pada Selasa (6/7). Mereka diperiksa di Gedung KPK Jakarta Selatan.

Dalam perkara ini, Walikota Ambon Richard Lwinapisi telah menetapkan tersangka suap untuk membuat hadiah atau janji pada prinsip perizinan untuk membangun toko ritel di Ambon pada tahun 2020. KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya, Andrew Erin Hehanussa (AEH), sebagai pejabat penyelenggara Pemprov DKI. Ambon dan Omari (AR), karyawan mini market AM.

Al-Amiri dituduh menyetor uang tunai Rs 500 juta kepada Walikota Richard Lohenapese. Uang jaminan tersebut dikenakan suap dalam kontrak utama pembangunan toko pukul 20 pagi di Kota Ambon.

Selama periode 2020, muncul kecurigaan bahwa Al-Amri aktif berkomunikasi dengan Richard. Konferensi ini diyakini bertujuan untuk menyederhanakan proses perizinan sehingga proses perizinan ritel dapat segera disetujui dan dipublikasikan.

Lihat juga “KPK Tangkap Pejabat Kota Ambon Pembakaran File Yang Diduga Pasar Suap”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.