September 26, 2022
Spread the love

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) mengizinkan Jenderal Dodong Abdur Rahman untuk menghidupkan kembali makam Pendeta Nahdlatul Ulama (NU). Pemakaman tersebut konon berlokasi di perumahan TNI AD Gaspujat Optronik II Pusplad.

Hal itu disampaikan Jenderal Dodong saat berziarah ke makam ustadz Sonu Mbah Moshain, Kyai Abu Mansur dan Kyai Zerkasi di Sidoargo, Kecamatan Budoran, Desa Sudokerto.  slot online gacor

“Omong-omong, makam itu berada di kompleks militer. Perumahan Puspalad TNI AD Guspujad Optronik II terletak di desa Sudokerto, provinsi Sidoarjo, Buduran. Kami izinkan Pemkab Sidoarjo mengaktifkannya untuk memudahkan akses publik,” katanya. Dudong, dikutip Ditik Jatim, Senin (20/20)../6/2022).

Dudung mengaku banyak mendapat masukan dari Bupati Muhdlor terkait makam tersebut. Konon ada usulan untuk menghidupkan kembali makam tersebut agar warga yang datang berziarah bisa merasa nyaman.

“Waktu itu saya dengar dari bupati banyak peziarah yang mengunjungi makam leluhurnya di sini. Dan pintu masuk makamnya sangat kecil hanya lebarnya 1 meter, jadi saya mohon untuk diperbesar. “Tempat di mana para peziarah bisa bergerak bebas. Tentu saja, itu dipinjam dan digunakan. Artinya, itu adalah aset militer sekaligus aset nasional dan dapat digunakan secara setara,” jelas Dudong.

Ia pun memberikan izin untuk menyelesaikan makam ini. Ini adalah penghormatan bagi para ulama yang menyebarkan Islam.

â€Nantinya wali amanat bisa dibangun untuk kemaslahatan dan kemaslahatan umat, sehingga masyarakat sekitar, khususnya warga NU, bisa menunaikan ibadah haji di sini dengan leluasa. Lingkungan yang diuntungkan adalah mantan da’i Islam dan Syekh Kiai.

Baca cerita lengkapnya di sini

Tonton juga video “Tradisi Suci Ziarah Jalawh ke Makam Wasi Sebelum Tugu Siam”.

[Gambar: video 20 detik]

Leave a Reply

Your email address will not be published.