January 28, 2023
Spread the love

Jakarta, – PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) melaporkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk perusahaan pada kuartal I 2022 mencapai 70,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

kata H Dirut ALDO, Sutanto, mengatakan pertumbuhan laba bersih ditopang 19,6% atau pertumbuhan penjualan Rp 407,3 miliar.  link judi deposit dana

Kinerja yang baik ini juga didorong oleh inovasi ALDO yang berkelanjutan dalam dokumen di sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan Food and Beverage (F&B).

Baca Selengkapnya: Alkindo Naratema Luncurkan Hexcel Wrap, Plastik Ramah Lingkungan Alih-alih Bubble Wrap

Selain itu, munculnya usaha kecil dan menengah (UMKM), seiring dengan perkembangan e-commerce, mendorong kami untuk terus berinovasi menciptakan produk yang berkelanjutan dan membuat terobosan baru dengan produk ramah lingkungan ALDO.

Sutanto mengatakan dalam siaran persnya, Rabu (25/5/2022):

Baca juga: Rights Issue, ALDO Konfirmasi Dana Rp 157 Miliar

Sutanto mengatakan, tren digitalisasi saat ini muncul di berbagai bidang, termasuk cara kita berbelanja.

Perkembangan bisnis online juga telah meningkatkan perdagangan intra pulau di Indonesia.

Tentu saja permintaan kemasan sebagai wadah pengiriman barang dagangan akan mengikuti.

Sutanto mengatakan, dengan produk kemasan ALDO, mereka mendukung industri consumer goods dan e-commerce dalam rangka aktivitas bisnis online mereka.

Read More: Laba bersih Alfamart meningkat 83,83% menjadi Rp 1,95 triliun untuk setahun penuh 2021.

Lab Hexel

ALDO baru-baru ini meluncurkan Hexcel Wrap, sebuah inovasi produk berkelanjutan untuk mengurangi sampah plastik di industri e-commerce.

Hexcel wrap ini merupakan plastik bubble wrap (bubble wrap) pertama di Indonesia yang terbuat dari kertas honeycomb daur ulang. Sutanto menambahkannya

“Dengan inovasi produk yang kami luncurkan, kami berharap dapat mendukung industri e-commerce dengan komitmen kami terhadap lingkungan yang berkelanjutan dan memberikan ALDO kinerja yang optimal.”

Sementara itu, bisnis kimia juga tumbuh 23,1% pada kuartal I 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Melihat potensi cerah tersebut di tahun 2022, ALDO menargetkan pertumbuhan pendapatan 30% dan laba bersih 40%.

Kami juga optimis pasar akan terus berkembang dan berbagai peluang yang ada akan memungkinkan kami untuk terus tumbuh dan berprestasi. pertumbuhan yang lebih baik.” .” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *