October 2, 2022
Spread the love

Mahkamah Agung (MA) sedang menunggu surat dari Dewan Peradilan (KY) tentang rekomendasi Mahkamah untuk memakzulkan dua hakim pengguna narkoba. Dua hakim yang terlibat adalah Hakim Danu Arman dan Hakim Udi Rozadata.  slot gacor gampang menang

Hakim Tinggi Andy Samsan Nganro mengatakan Senin (13) “Jika rekomendasi diterima oleh sidang paripurna Komite Yudisial, itu akan dipelajari dan Mahkamah Agung akan memutuskan posisinya.” / Juni 2022).

Danu dan Yudi adalah dua hakim di Pengadilan Negeri Rangkaspitong di Banten. Dano juga merupakan anak dari Ketua Mahkamah Agung/Kepala Hakim Sahadi. KY membatalkan rekomendasi pemecatannya pekan lalu.

Rekomendasi KY belum kami baca, kata Andy Samsan Njanro, Wakil Ketua Mahkamah Agung.

Seperti diketahui, Danu dan Yudi ditangkap BNN Kabupaten Banten pada Selasa (17/5) berinisial (32) nama pengadilan ASN RASS mereka. Saat ini, penyidik ​​hampir menyelesaikan berkas untuk sidang.

Kedua hakim tersebut didakwa melanggar Pasal 114 (2), 112 (2), 132 (1) dan 127 UU Narkotika.

“Apakah ada keberatan karena sama-sama penegak hukum? Dalam hal ini pasal itu mencakup semua ancaman. Hakim atau ASN atau tidak. ASN atau tidak, semuanya sama, tidak ada pengecualian. Presiden BNN Kabupaten Banten Hendry Marbaung mengatakan “Perusahaan yang dapat dikenakan Kode Etik terkait UU Aparatur Sipil Negara,” ujarnya.

Akhirnya Danu dan Yudi didorong untuk rilis di KY.

Saat dikonfirmasi AFP, Jumat, juru bicara KY Miko Genting mengatakan: “Majelis Yudisial menggelar rapat pleno kemarin (Kamis, 9 Juni). Akibatnya, Majelis Yudisial mempermalukan Majelis Kehormatan Hakim (MKH). ” katanya. 6 Oktober 2022).

Leave a Reply

Your email address will not be published.