October 1, 2022
Spread the love

Para astronot memiliki pandangan yang berbeda tentang perang antara Rusia dan Ukraina. Jika dilihat langsung dari luar angkasa, konflik kedua negara ini tampak tegang.  bo slot gacor

Ketika perang pecah pada 24 Februari, situasinya sangat kontras. Pada malam hari, biasanya bersinar dalam gelap dan kerlap-kerlip lampu yang terlihat dari luar angkasa tidak lagi terlihat. Tiba-tiba semuanya menjadi gelap.

Peristiwa tersebut dirasakan langsung oleh astronot ESA Matthias Maurer, yang menyaksikan perang antara Rusia dan Ukraina dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang mengorbit pada ketinggian 400 km dari Bumi.

“Saat berada di luar angkasa, awalnya terasa begitu jauh,” kata Maurer kepada Space, Sabtu (28 Mei 2022).

Maurer sendiri kini telah kembali ke Bumi. Dia menggambarkan pengalaman itu dalam sebuah wawancara dengan Morgenmagazine.

Maurer mengatakan sulit untuk menentukan wilayah Ukraina di luar ibukota, Kyiv. Tapi saat matahari terbit, semuanya menjadi jelas. Efek perang terlihat dengan mata telanjang dari luar angkasa.

Berbicara tentang situasi Bumi yang panas, Maurier tidak jelas apakah perang ini bahkan dibahas di luar angkasa dengan rekan-rekan Rusia-nya.

Faktanya, astronot NASA Mark Vande Hay, yang kembali ke Bumi dengan pesawat ruang angkasa Soyuz dari Kazakhstan pada 30 Maret, juga menderita rumor yang tidak menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.