October 2, 2022
Spread the love

Menteri Pertanian (Mintan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berterima kasih kepada Polda Jatim atas keberhasilannya mengungkap penyalahgunaan pupuk bersubsidi. Seperti diketahui, Polda Jatim berhasil mengungkap penyalahgunaan pupuk bersubsidi hingga 279,45 ton dan menetapkan 21 tersangka.  bandar judi slot online

Menteri Pertanian SYL dalam keterangan resminya, Kamis (19/5/2022): 

Mentan menegaskan, pupuk bersubsidi merupakan pupuk yang dirancang khusus untuk petani yang memang membutuhkan dengan persyaratan yang agak ketat. Oleh karena itu, Menteri Pertanian SYL menilai tidak tepat menggunakan pupuk yang mensubsidi petani yang biasanya tidak memiliki tanah berhektar-hektar.

Menteri Pertanian SYL mengatakan: “Subsidi ini untuk petani yang sangat membutuhkan pupuk. Mereka biasanya petani dengan lahan kecil, tetapi mereka berkontribusi untuk kebutuhan pangan negara.”

Kami juga mengutuk keras para pelaku penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang ceroboh. Menteri Pertanian SYL telah mendesak polisi untuk menindak tegas para pelaku. “Tentu saja tindakan para pelaku tidak dapat dibenarkan, dan mengganggu stabilitas ketahanan pangan nasional menjadi fokus pemerintah saat ini,” kata Menteri Pertanian SYL.

Ali Jamil, Direktur Prasarana dan Utilitas Pertanian (PSP), Departemen Pertanian, mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pihaknya selama ini berjuang melawan mafia pupuk yang merugikan kepentingan pertanian negara. Oleh karena itu, Ali berharap agar para petani dapat memanfaatkan semaksimal mungkin pupuk bersubsidi untuk mengembangkan tanaman pertanian.

“Tentu harapan kami dan harapan semua pihak adalah memanfaatkan pupuk yang disubsidi oleh petani di lapangan ini dengan sebaik-baiknya,” kata Ali.

Hingga saat ini, Departemen Pertanian terus melakukan pembenahan di bawah pembenahan pengelolaan pupuk bersubsidi. Hindari sebanyak mungkin rintangan di lapangan untuk menghindari pengulangan di masa depan. Solusinya sudah siap.

“Di sana-sini kami perbaiki. Kami berdiskusi dengan rekan-rekan di Basic Industries Holding Company (PIHC) tentang kendala yang kami hadapi di bidang ini dan apa yang akan kami lakukan untuk memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi ke depan. . ” kata Ali.

Diakui Ali, pembenahan pengelolaan pupuk bersubsidi dilakukan secara internal maupun melalui peran serta pihak terkait lainnya terkait pengawasan.

“Kami telah diundang oleh BPK RI bersama PIHC untuk memperbaiki mekanisme subfertilisasi. Ke depan, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai efisiensi penggunaan subsidi dalam hal perbaikan pengelolaan subsidi. Pupuk untuk meningkatkan produksi pertanian.” Amal Ali dikatakan.

Direktur Jenderal Pupuk dan Agrokimia Departemen Pertanian PSP Muhammad Hatta berharap pihak berwenang menindak para pelaku penyalahgunaan pupuk bersubsidi. Hatta juga meminta PIHC untuk menjatuhkan sanksi administratif kepada kios atau distributor yang terlibat, atau pemutusan kontrak.

“Kami juga terus mendorong kinerja KP3 daerah untuk terus mengawal penyaluran pupuk bersubsidi agar benar-benar tepat sasaran kepada penerima manfaat,” kata Hatta. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.