October 7, 2022
Spread the love

Jakarta – Ketua Bidang Advokasi dan Sosial MTI (Asosiasi Transportasi Indonesia) Djoko Sitijurno mengatakan ada risiko kecelakaan saat pengguna sepeda motor transmisi matic atau matic melintasi lereng curam.  agen slot gacor

Djoku menjelaskan, tebing terjal banyak ditemukan di sebagian pulau Jawa. Komisi Nasional Keselamatan Lalu Lintas (KNKT) melakukan survei untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mencegah kecelakaan di ruas jalan Jawa Tengah, Kabupaten Pribes, Pomeiyo, Bandungsari-Salem (Gunung Leu).

Menurut penyelidikan KNKT, 13 orang tewas dalam kecelakaan sepeda motor di jalan Gunung Liu di Bandung Sari selama setahun.

Djoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/6/2022) mengatakan, 95% di antaranya menggunakan sepeda motor matic.

Menurut Joko, survei tersebut menemukan bahwa kecelakaan sepeda motor sering terjadi, kebanyakan terjadi pada sepeda motor dengan transmisi otomatis, dan pengereman mesin yang tidak ideal.

Apalagi saat mobil melambat saat melewati tanjakan yang panjang. Tabrakan di tanjakan curam di jalan Bandungsari-Salem (Gunung Liu) Pomyao terjadi di beberapa tempat lain.

Dijelaskannya, kecelakaan sepeda motor dengan transmisi matic sering terjadi di beberapa lokasi di Jawa Timur: Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Probolingo. Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen, Banyuwangi; Malang Potaxan Climb dan Taman Wisata B-29, Lumajang.

Namun, kata Djoko, pemasangan rambu tersebut mendapat reaksi keras dari warga yang mencoba mengendarai sepeda motornya naik turun gunung.

Menurut Djoko, langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi terulangnya kejadian yang sama antara lain perlunya sosialisasi terkait penggunaan sepeda motor transmisi matic di kementerian terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published.