September 28, 2022
Spread the love

Ketua Panwaslu BPJS Kesehatan Achmad Yurianto dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (21/5/2022).

Achmad Yurianto yang juga mantan juru bicara Covid-19 meninggal dunia sekitar pukul 18.50 WIB di Rumah Sakit Saif Anwar (RSSA) Kota Malang.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Yuri dirawat di rumah sakit karena kanker kolorektal.  slot gacor viral

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Minko PMK), Muhajir Effendi, juga menyebut Achmad Yurianto, Ketua Panwaslu BPJS Kesehatan.

Imigran tersebut mengaku sangat merindukan karakter Yuri, karena ia selalu menjadi sosok yang ceria di mata Yuri.

Bahkan para imigran mengatakan bahwa Yuri sakit parah, tetapi Yuri tidak menunjukkannya.

“Saya benar-benar kalah. Saya tidak tahu dia sakit karena tanda-tandanya. Dia selalu ceria. Artinya tidak ada tanda-tanda kecemasan atau penyakit,” kata Muhajer. 2022).

Seorang imigran mengaku pertama kali bertemu Yuri sebagai juru bicara gugus tugas COVID-19.

Hubungan mereka berlanjut hingga Yuri menjabat sebagai Ketua Panwaslu BPJS Kesehatan.

Selain itu, posisi Ketua Panitia Pemantau BPJS Kesehatan merupakan lembaga yang berada di bawah koordinasi Departemen Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Untuk mengenang para imigran, Yuri adalah seorang dokter yang cerdas, tegas, dan pekerja keras.

Menurut seorang imigran, Yuri juga merupakan orang yang langsung menyampaikan pendapatnya.

Mohajer mengatakan “Dia juga mengartikulasikan pandangannya.

Maka Yuri dan oraclenya dipilih menjadi juru bicara gugus tugas Covid-19.

“Saya memiliki latar belakang akademis yang baik. Kemudian, militer memiliki kepribadian yang teguh, jadi saya pikir itu adalah juru bicara COVID-19, jadi saya sangat fleksibel dalam hal pendapat. Saya menganggapnya sebagai orang yang pekerja keras. .” tentang pendatang.

Imigran lain juga mengungkapkan tentang pertemuan terakhirnya dengan Yuri.

Keduanya terakhir bertemu saat mengumumkan Inpres No 1 tentang Penyempurnaan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2022.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Februari 2022 di kantor Muhajir.

Seorang imigran pada saat itu mengatakan dia masih punya waktu untuk berbicara dengan Yuri.

“Saya dipanggil ke kantor sekitar dua bulan lalu. Saya masih punya waktu untuk berbicara ketika saya menerbitkan pedoman presiden tentang jaminan sosial kesehatan.”

Jenazah Achmad Yurianto dimakamkan di Malang.

Sebelumnya, Minggu (22/5/22), jenazah Ahmad Yurianto, mantan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, disemayamkan di Taman Makam Negara (TPU) Dadabri, Provinsi Zunli, Batushi, Timur. Jawa. pagi.

Jenazah dr Achmad Yurianto tiba di rumah duka di Batusi, Jawa Timur, pada Sabtu 21 Mei 2022 pukul 21:18.

Ambulans dari Rumah Sakit Shayful Anwar (RSSA) Kota Malang telah mengangkut jenazah mantan juru bicara Covid-19 ke Kota Batu.

Keluarga almarhum sedang berada di rumah ketika ambulans tiba. Jenazah diletakkan di ruang tamu. Ada banyak foto keluarga yang tergantung di dinding ruang tamu.

Kakak almarhum, Sri Yurianti, mengatakan kondisi almarhum memburuk sejak tiga hari terakhir.

Pada Sabtu sore, kabar duka datang. Keluarga berduka atas peristiwa tragis ini.

Di rumah tangga, Yuri Anto dikenal suka mengerjai. Meskipun dia memiliki kepribadian yang tenang, dia selalu ceria.

Dia menjelaskan, “Saya memiliki video call di siaran id kemarin. Kami bertukar lelucon yang menyenangkan dengan anak-anak yang putus.”

Yurianto meninggal pada usia 60 tahun. Lulusan SMA 3 Kota Malang ini berdomisili di kawasan Ksatrian Kota Malang.

Kemudian ia pindah ke kota Batu, karena Ksatrian adalah kediaman resmi orang tuanya.

Yurianto bertugas di ketentaraan hingga menjadi kolonel.

Yuri lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Irlanga pada tahun 1990.

Beliau berkarir sebagai dokter di TNI. Terakhir, beliau menjabat sebagai Ketua Panitia Pengawas BPJS Kesehatan.

Yuri mulai dikenal publik saat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengangkatnya sebagai juru bicara penanganan dan kasus COVID-19 Indonesia.

(/ Faryyanida Putwiliani/ Malvyandie Haryadi) (/ Vitorio Mantalean)

Baca berita lainnya terkait meninggalnya Achmad Yurianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.