September 26, 2022
Spread the love

Malang, – Satpol PP Kota Malang melakukan kerja bakti penyakit masyarakat pada Rabu (6/6/2022).

Sebanyak tujuh orang yang bukan suami istri ditemukan di sebuah rumah kos dan hotel yang terletak di kecamatan Rawokwaru.

Rahmat Hedayat, Ketua Satgas Satbul Kota Malang, mengatakan dua dari pasangan tersebut, berusia antara 19 hingga 21 tahun, terlibat dalam prostitusi (WTS).  daftar judi slot online

Kedua perusahaan WTS tersebut menjual diri melalui aplikasi online atau Open BO dan menginap di hotel tersebut selama tiga minggu.

Mereka berasal dari Kabupaten Malang bertugas Salon, tidak ada pekerjaan WTS lainnya.

Rachmat yang dihubungi melalui telepon mengatakan, “Menurut pengakuannya, dia berusia 19 dan 21 tahun, dan akan membawanya ke kantor untuk pemeriksaan menyeluruh. Dia menginap di hotel sekitar 3 minggu yang lalu.” Kamis (06 (19, 2022).

Dalam proses penggeledahan dan penyitaan, Satpol PP Kota Malang menemukan barang bukti transaksi kondom dan chating.

Dalam sekali transaksi, WTS dapat menetapkan tarif mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1.200.000.

Di sisi lain, Anda dapat memberikan 3-4 tumbuk per hari.

Rahmat mengungkapkan, banyak faktor yang melatarbelakangi WTS melakukan hal tersebut.

Ia ingin keluarga WTS mendapat pengawasan yang ketat karena rata-rata masih muda.

Satpol PP Kota Malang juga akan terus memberantas prostitusi online di Kota Malang. Rahmat mengatakan prostitusi online di Kota Malang mulai menurun.

Sementara itu, kelompok tersebut juga menemukan ada lima suami yang bukan suami atau istri di kost tersebut.

Ia bahkan menemukan ada pasangan gay atau laki-laki yang menyukai sesama jenis.

Pasangan ini sama-sama didakwa melakukan pelanggaran karena melanggar Peraturan Daerah 8 Tahun 2005 tentang Larangan Pelacuran dan Kecabulan. Dendanya hingga Rp10.000.000.

Mereka akan diadili pada 29 Juni 2022.

Jika pemilik rumah kos dan hotel gagal mematuhi aturan ini bahkan tiga kali, izin kerja tempat tinggal mereka akan dicabut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.