November 29, 2022
Spread the love

Jakarta – Himpunan Pengecer dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyambut baik regulasi baru penerbangan domestik yang tidak lagi mewajibkan polymerase chain reaction (PCR) dan pengujian antigen bagi orang yang telah memiliki lebih dari satu vaksin.

Mereka mengira aturan baru diumumkan karena tidak ada penambahan kasus baru Covid-19 sejak pemulangan Lebaran.  info situs slot gacor

Namun, Hippindo memperkirakan tindakan yang dilakukan pemerintah cukup terbelakang dibandingkan dengan tindakan serupa yang sudah dilakukan di beberapa negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.

Ketua Dewan Penasehat Hippindo Handaka Santosa mengatakan Kamis (19/5/2022) saat menjawab panggilan tersebut.

Handaka meyakini kebijakan yang memperbolehkan warga melepas masker di luar ruangan dalam kondisi tertentu akan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk keluar, termasuk di pusat perbelanjaan.

Seorang pejabat dari Handakan mengatakan, “Melihat situasi dan suasana saat ini, sangat membantu untuk berbelanja. 

Dia menambahkan, jika masyarakat optimis perang melawan COVID-19 akan lebih baik, mereka akan berlama-lama berada di mal untuk berbelanja.

Tidak perlu lagi menampilkan hasil tes antigen dan PCR jika sudah menerima 2-3 dosis imunisasi (vaksin booster).

Aturan baru ini diterbitkan dengan Surat Keputusan Menteri Perhubungan SE 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perjalanan Domestik Dengan Angkutan Udara.

Peraturan terbaru untuk penumpang domestik adalah sebagai berikut:

1. Anda harus menggunakan aplikasi PeduliLindung.

2. Penumpang yang telah mendapatkan dosis (penguat) ke-2 dan ke-3 tidak perlu menunjukkan hasil RT-PCR atau rapid antigen test yang negatif.

3. Bagi yang sudah mendapatkan vaksinasi primer harus melakukan rapid antigen negatif dalam waktu 1 x 24 jam atau negatif RT-PCR dalam waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

4. Penumpang dengan kondisi medis khusus atau penyakit penyerta yang menghalangi penumpang untuk divaksinasi harus menunjukkan rapid antigen test sampel negatif dalam waktu 1 x 24 jam atau tes RT-PCR negatif sampel dalam waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dilakukan.

Mereka juga harus melampirkan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

5. Penumpang di bawah usia 6 tahun dibebaskan dari persyaratan imunisasi dan harus bepergian dengan pendamping perjalanan yang tidak memiliki hasil RT-PCR negatif atau tes antigen cepat, tetapi telah memenuhi persyaratan imunisasi dan pengujian COVID-19. .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *