December 4, 2022
Spread the love

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Perpindahan Transisi (Mendisa PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan Pancasila merupakan inspirasi utama bagi pembangunan pedesaan yang berkelanjutan di Indonesia.

Terkait falsafah Pancasila, Menteri yang akrab disapa Jose Halim ini mengatakan, pembangunan kota harus dimulai dengan keragaman kota dan fakta budaya asli.  website slot gacor

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada 6 Januari 2022, Jose Halim mengatakan, “Nilai-nilai filosofis Pancasila harus menginspirasi pembangunan kota berdasarkan keragaman dan realitas keragaman budaya kota setempat.”

“Selamat ulang tahun Pancasila” katanya.

Menurut Gus Halim, Pancasila harus menjadi semangat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan.

Sebab, sebagai dasar negara, Pancasila merupakan dasar dari segala kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan.

Mengenai Pancasila dan pembangunan desa, Jos Halim mengatakan bahwa masyarakat Indonesia yang majemuk dengan keragaman suku, budaya dan agama serta nilai toleransi yang tinggi telah menjadi jiwa pembangunan desa.

Oleh karena itu, pembangunan kota diposisikan sebagai upaya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila secara utuh.

Joss Halim mengatakan, ”Saya yakin nilai pancasila harus menjadi mercusuar pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan desa.”

Jos Halim mengatakan: ”Desa adalah pusat negara yang mengedepankan ideologi Pancasila. Setiap desa di seluruh Indonesia harus menjadi sabuk pengaman Pancasila dan harus tercermin dalam konteks pembangunan desa.”

Menurutnya, tujuan yang termasuk dalam Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan adalah menjadi pagar pengaman bagi keberlanjutan pembangunan desa untuk generasi mendatang tanpa menolak prinsip pengakuan dan kewenangan di tingkat desa setempat atau subordinasi.

Setiap desa memiliki adat budaya dan kondisi geografis dan sosial yang berbeda bagi masyarakatnya. Ia menjelaskan, arah kebijakan pembangunan desa yang tidak terlepas dari adat dan kearifan lokal, memberikan ruang bagi desa untuk memprioritaskan tujuan Sustainable Development Goals.

Ia juga menyampaikan bahwa nilai-nilai kebhinekaan dan pluralisme telah mengilhami lokalisasi Global Development Goals di tingkat desa, termasuk 18 tujuan Sustainable Village Development Goals, yaitu kelembagaan desa yang dinamis dan budaya desa yang adaptif. nasional,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *