October 1, 2022
Spread the love

Jakarta – PT Pertamina (Persero), pemegang saham utama PT Tuban Petrochemical Industries Corporation (Tuban Petro), mengapresiasi kinerja perseroan.

Meski terkena dampak pandemi Covid-19, TubanPetro secara konsisten menunjukkan kinerja positif dari sisi bisnis, karena telah berhasil melaksanakan beberapa program revitalisasi, termasuk ekspansi kapasitas di tahun 2021.  judi slot online

PT. Pertamina Refinery International (KPI) merupakan anak perusahaan holding kilang dan kilang petrokimia PT. Pertamina (Persero) Toufik Adityaurman mengatakan pihaknya akan terus mendukung proyek pengembangan Tuban Petro Group.

“Pertamina akan terus mendukung proyek pengembangan Tuban Petro Group,” kata Tawfiq dalam keterangan yang diterima, Rabu (18/5/2022).

Rahmi Amini, Direktur PT Pertamina Pedeve Indonesia, menyampaikan hal yang sama dengan kinerja positif yang dapat dicapai Direksi TubanPetro pada TA 2021.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja perusahaan. Melihat keseluruhan key performance indicator (KPI), target laba telah terpenuhi, aspek tata kelola perusahaan yang baik (GCG) meningkat dan tingkat kesehatan perusahaan meningkat. .Selamat. Kinerja perusahaan tahun 2021 di tahun 2022, semoga lebih baik lagi,” kata Rahmi.

Sementara itu, Direktur Tuban Petro Sucrianto mengatakan tahun 2021 merupakan tahun bersejarah bagi Tuban Petro dan anak perusahaannya.

Meskipun situasi ekonomi global dan domestik yang tidak menentu akibat pandemi COVID-19 (pandemi global), kinerja operasional Tuban Petro meningkat signifikan. Laba usaha TubanPetro meningkat 441,83% dibandingkan tahun 2020.

Banyak agenda dan agenda yang diajukan perseroan pada rapat umum tahunan yang diterima dengan baik oleh para pemegang saham. Sukriyanto mencatat, memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, perekonomian global dan regional penuh ketidakpastian. Namun, persyaratan ini tidak menjadi kendala bagi TubanPetro dan afiliasinya.

Mengutip laporan tahunan TubanPetro, Sukriyanto mengatakan, “TubanPetro dan anak perusahaannya terus bekerja untuk menyelesaikan beberapa program wajib karena manajemen percaya bahwa setiap gangguan pasti akan menciptakan peluang unik.”

Kinerja pertumbuhan TubanPetro yang signifikan terlihat dari peningkatan jumlah aset TubanPetro sebesar 26,22% dibandingkan tahun 2020.

Pada tahun 2021, total utang TubanPetro meningkat 24,68% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, ekuitas atau modal sendiri pada tahun 2021 meningkat 27,27% dibandingkan tahun sebelumnya.

Penjualan konsolidasi akan tumbuh sebesar 30,14% pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. Sementara itu, laba usaha pada tahun 2021 juga meningkat 5 kali lipat (441,83%) dibandingkan tahun sebelumnya.

Mengingat permintaan produk petrokimia di pasar global dan domestik melonjak sepanjang tahun 2021, tahun kedua pandemi COVID-19 (pandemi global), berbagai peningkatan kinerja dilakukan. TubanPetro memanfaatkan peluang ini melalui sumber daya manusia, pembiayaan, dan kondisi pabrik yang terus terpelihara.

Kemudian, pada tahun 2021, TubanPetro berinisiatif meluncurkan proyek pembaharuan yang sedang dalam proses, khususnya TPPI, dengan berhasil memfasilitasi pelaksanaan proyek pengembangan grup TubanPetro dan memberikan SHL Fund dengan komitmen dan komitmen sebesar US$100 juta.

Selanjutnya, Proyek PP2 Balongan Polytama – memberikan komitmen dan kesiapan untuk pendanaan SHL sebesar US$30 juta, dengan tambahan dana sebesar +/- US$41 juta pada tahun 2022, memungkinkan implementasi segera dapat dimulai. Juga menyerahkan surat penghiburan kepada penjamin Polytama Bonds (CGIF) agar Polytama dapat melanjutkan penerbitan obligasi AAA.

TubanPetro juga mendorong dan memfasilitasi pembelian lahan pabrik yang disewa oleh PT Petro Oxo Nusantara (PON). Oleh karena itu, PON tidak lagi bergantung pada kepemilikan dan secara alami dapat meminta dana.

Sebagai perusahaan induk petrokimia, TubanPetro akan terus meningkatkan peran seluruh anak perusahaannya: PT Petro Oxo Nusantara (PON), PT Polytama Propindo (Polytama), PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dan PT Tuban Propilena Nusantara (TPN) .akan menjadi ), mengintegrasikan anak perusahaan TubanPetro dan industri minyak dan gas Pertamina untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan yang efektif dalam membangun industri petrokimia terintegrasi.

Sukriyanto juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga kepada para pemegang saham, komite, staf dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan dan kepercayaannya kepada TubanPetro Group untuk menjalani dua tahun masa pandemi Covid-19 dengan baik.

Sucrianto mengatakan: “Kinerja operasional yang luar biasa ini akan mendorong upaya kami untuk terus mengejar terobosan dan inovasi baru. Di masa depan, kami berharap perusahaan ini akan menjadi perusahaan yang diakui di industri petrokimia lokal dan internasional.” (Willi Widianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.