October 2, 2022
Spread the love

Pada 23 Mei 2022, pemerintah resmi mencabut larangan ekspor minyak mentah (CPO). Namun, harga buket buah segar (TBS) tersebut tidak berubah signifikan hingga minggu kedua setelah pengukuran ini.  situs daftar slot online

“Aneh, harga TBS tidak naik ketika larangan ekspor dicabut,” kata Ketua Pengurus Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Manurong Tours kepada Detikcom. 6 Maret 2022).

Menurut Gulat, saat larangan ekspor CPO masih berlaku, pabrik enggan membeli TBS dari petani, sehingga harga turun. Alasannya, tangki penuh karena tidak mungkin diekspor.

Dari data yang diterima Tours, rata-rata harga TBS di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkisar Rp 1.600 per kg. Harga naik Rp 200 setelah Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pembukaan kembali tab ekspor.

Kenaikan ini tidak cukup, karena petani masih membayar Rs 400 per kg TBS. Padahal, sebelum pelarangan, harga minyak sawit 60% lebih tinggi dari sekarang. Golat menduga pemerintah yang bersangkutan belum siap untuk menetapkan aturan dan menegakkannya.

Dia menambahkan, “Kenapa ini bisa terjadi? Karena ekspor belum dimulai meskipun larangan ekspor dicabut. Anda ingin mengekspor, tetapi belum ada dokumen?” Dia mengatakan, dokumentasi kebutuhan ekspor seperti rasio DPO dan DMO masih belum jelas.

Menurut Gulat, harga CPO saat ini adalah Rs 22.500. Namun apa yang terjadi pada petani Indonesia tidak mencerminkan kesejahteraan.

Gul berharap pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan (Kimindagh), bersedia mengikuti arahan Jokowi. Ia juga mengusulkan agar pemerintah mengkaji ulang Permenkes Nomor 1 Tahun 2018. Sebab, tidak cukup kuat menopang harga sawit di saat gejolak.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mencabut larangan ekspor produk sawit, termasuk minyak goreng dan CPO, efektif 23 Mei 2022. Nasib 17 juta orang yang menggantungkan mata pencahariannya di sektor kelapa sawit itu menjadi pertimbangan Jokowi dalam mengambil keputusan tersebut. .

Leave a Reply

Your email address will not be published.