September 28, 2022
Spread the love

Pemimpin tertinggi khalifah Islam, Abdul Qadir Hassan Barja, ditangkap pagi ini di Lampung oleh Dietreskrimum Polres Metro Gaya. Abdelkader akhirnya tiba di Metro Bulda Gaya sore ini.

Pantauan detikcom, Abdulkadir tiba di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada pukul 16:17 WIB.  bo slot gacor terpercaya

Abdul Qadir terlihat mengenakan topi berwarna putih dan hijau. Ia juga mengenakan kemeja solid dengan pola warna dominan biru dan hitam.

Tidak ada komentar yang keluar dari mulut Abdul Qadir. Abdelkader hanya melambai saat disambut simpatisan dan staf media.

Abdelkader tiba di metro Bulda Gaia dengan pengawalan berat para penyelidik. Penangkapan pemimpin tertinggi Khilafah Islamiyah itu dipimpin oleh tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Metro Bulda Jaya Combs Hengki Hradi dan Bareskrim dan Kejaksaan Khilafah Islamiyah. Investigasi kriminal di kereta bawah tanah. AKBP Polisi Gaya Handik Zusen, AKBP Polres Metro Gaya, Kasubdit Kamneg, AKBP Awaludin Amin, Wakil Direktur Jatanras Ditreskrimum.

Sebelumnya, Abdelkader Barga dituding ditangkap usai ditangkap di Lampung. Polisi mengatakan Abdelkader didakwa dengan Undang-Undang Organisasi Masyarakat (URMA) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Banyak pasal-pasal yang mencurigakan seperti UU Urmas, UU ITE, dan penyebaran informasi palsu,” kata Kepala Divisi Humas Inspektorat Polri. Penyelidik.” Selasa, 7 Juli 2022 (7/7).6/2022.

Didi mengatakan polisi juga menyelidiki beberapa kegiatan di Baraga yang diduga melanggar aturan. Dia tidak merinci aktivitasnya.

Polisi telah menangkap seorang anggota Khilafah Islam karena menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila. Polisi mengatakan anggota Khilafah Muslim sering menyebarkan berita palsu.

Polisi Metro Jaya Coombs Hengkei Haryadi, Direktur Reserse Kriminal, mengatakan: “(Khalifah Muslim) sering menyebarkan berita palsu yang dapat menyebabkan masalah di kalangan masyarakat, terutama umat Islam.”

Hengke mengatakan pihaknya melibatkan para ahli untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Polisi menyelidiki insiden tersebut setelah anggota kafilah khalifah Muslim meluncurkan kampanye untuk khalifah di beberapa lokasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi melaporkan bahwa aktivitas anggota Khilafah Islamiyah tidak sesuai dengan ideologi nasional Pancasila.

Selain karavan, khalifah Muslim juga melakukan kegiatan lain, termasuk penerbitan papan buletin bulanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.