October 7, 2022
Spread the love

Kapolsek Lebak AKBP Wiwin Setiawan mengatakan dua anak, RD, 12, dan MRM, 10, melompat dari sepeda motor mereka dalam upaya penculikan di sebuah sekolah dasar di distrik Jhara dan diduga sebagai perampok. Namun, polisi masih perlu mengusut kasus ini lebih lanjut.

Weiwen mengatakan kepada Detikcom Lebak, Kamis (16/6/2022) bahwa “metode (dugaan) itu bukan penculikan.  slot pulsa tanpa potongan

Orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor yang membawa korban mungkin telah menargetkan barang-barang milik anak-anak. Dia dapat menargetkan ponselnya dan meyakinkannya untuk pergi ke sepeda motor pelaku.

Salah satu korban panik, RD. Sementara itu, MRM diturunkan oleh pelaku dari Jembatan Nampo sambil berteriak. Korban mengalami luka di bagian wajah dan kaki serta dirawat untuk mendapatkan perawatan.

Bahkan, empat gigi korban copot karena ingin kabur. Usai mendapat perawatan, korban langsung dibawa ke rumah orang tuanya.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (13/6) pukul 13.00 WIB di kota Sitariti. Polisi tiba di tempat kejadian dan langsung mengambil alih TKP.

Epto Suhirli Setiawan, Kapolsek Pangarangan, mengatakan, penculikan itu bermula saat dua siswa sekolah dasar sedang bermain di dalam toko. Tiba-tiba datang orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda Scooby.

Leave a Reply

Your email address will not be published.