October 7, 2022
Spread the love

Dinas PWI Sulsel telah memanggil Dinas PWI Sulsel untuk mendengarkan keterangan terkait isu penutupan gedung PWI Sulsel oleh Satpol PP Pemprov Sulsel. Penutupan kantor PWI Sulsel itu disita PWI Pusat sejak Jumat (6/10).

Menurut informasi dari PWI Pusat, pada Sabtu (11/6/2022) gedung PWI Sulsel ditutup Kamis (26/5) lalu. Seluruh ruangan tidak dapat digunakan untuk bekerja. Pasalnya, bukan hanya dasbor anti bocor yang dipasang, tapi pintu masuknya juga diblokir oleh kawat berduri.  slot gacor tanpa potongan

PWI Sulsel dan Musyawarah Pusat PWI dipimpin oleh Atal Dibari, Ketua PWI Pusat, Ilham Bintang, Ketua Panitia Kehormatan PWI, dan Muhammad, Ketua Panitia Pembina Fikri.

Pengurus PWI pusat lainnya yang diikuti melalui Zoom adalah DR Suprapto, Raja Pane, Mirza Zulhadi, Nurjaman Abdul Azis dan Zulkifli Gani Otto. Sementara itu, Direktur PWI Sulsel Agus Alwi Hamu dikomandani bersama sejumlah perwira.

Agus Alawi Hamo memaparkan isu penutupan kantor Sulawesi Selatan dan upayanya membuka dialog dengan Gubernur Sulawesi Selatan dan Republik Demokratik Rakyat Sulawesi Selatan. Namun, belum membuahkan hasil.

Kantor PWI Sulawesi Selatan di Jalan A Petarani 31 Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kantor tersebut khusus dibangun oleh Pemprov Sulsel untuk ditempati oleh PWI Sulsel. Bangunan tersebut berada di atas tanah milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Bangunan dan tanah hasil ruislag (pertukaran) dengan Kantor Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Fenghibur 1, Makassar, diduduki oleh PWI Sulawesi Selatan sejak tahun 1968.

Dasar hukum kantor PWI Sulsel saat ini adalah SK Gubernur No. 371. Gedung PWI Sulsel ditutup oleh Satpol PP Pemda dengan alasan yang belum jelas.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.