September 28, 2022
Spread the love

Deddy Yevri Hanteru Sitorus, anggota Komite 6 Fraksi PDI-P Jakarta-DR Kongo, menilai foto-foto Menteri Badan Usaha Milik Negara Eric Thohir di beberapa ATM masih dalam batas wajar.

Jadi tidak perlu diskusi panjang lebar.

“Menurut saya, persoalan itu masih dalam batas rasionalitas dan moralitas,” kata Didi dalam keterangannya, Rabu (18 Mei 2021).  situs judi online

“Selama Anis Baswedan tidak memasukkan nuansa dalam kampanye presidennya, seperti yang dilakukan Gubernur DKI saat Mudik, ini bisa dibilang tidak bermoral dan bahkan manipulatif,” tambahnya.

Menurut dia, semua kementerian mempublikasikan foto menteri di semua media komunikasi dan publik, selama itu hanya pameran foto pribadi.

Walikota juga begitu.

Apalagi, anggota DPRD Kaltara itu, Eric Thohir memahami bahwa terlalu sering hadir di tempat umum, termasuk media sosial, ada pro dan kontranya.

Tak perlu dikatakan bahwa semua kegiatan ini terkait dengan masalah pencalonan presiden.

‘Orang boleh berdebat, tapi kuncinya adalah melanggar hukum atau tidak,’ kata Didi, ‘ini harus menjadi perdebatan’.

Menurutnya, Eric memiliki hak politik dan jabatan menteri adalah jabatan politik.

Oleh karena itu, sangat wajar baginya untuk mendapatkan keuntungan politik dari posisi yang dipegangnya.

Dari sisi performa, Didi menilai Eric Thohir memiliki rekam jejak yang baik. Apalagi jika dilihat dari berbagai terobosannya.

Seperti badan usaha kecil yang banyak membantu masyarakat kelas bawah.

Namun kata Didi bukan berarti semuanya baik-baik saja.

Baginya, Erick juga memiliki banyak pekerjaan rumah di BUMN.

Misalnya bagaimana menyelesaikan masalah Garuda Indonesia secara tuntas, merevitalisasi BUMN Karya, mendorong kinerja food holding, dan membangun kembali BUMN yang bermasalah.

Didi mengatakan, “Langkah-langkah spesifik untuk berubah agar BUMN bisa pulih setelah pandemi COVID-19 adalah yang paling penting dan ditunggu-tunggu masyarakat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.