September 28, 2022
Spread the love

Banyuwangi, – Pada Sabtu 28 Mei 2022 (28/5/28), World Surfing Championship (CT) Tour 2022 dimulai dengan diikuti 36 peserta dari berbagai negara.

Kompetisi dibagi menjadi dua bagian: Roxy Pro G-Land untuk 12 peserta dan Quiksilver Pro G-Land untuk 24 peselancar.  slot gacor tanpa potongan

Dari seluruh kontestan, Rio Waida (22) tampil sebagai satu-satunya pemain Indonesia yang berlaga di Pantai G-Land, Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Negara lain, termasuk 5 dari Australia, 8 dari Brasil dan 5 dari Amerika Serikat, memiliki banyak pemain yang berpartisipasi dalam acara yang sama.

Namun, pada acara pembukaan kompetisi, Ryo mengaku sangat antusias mengikuti kompetisi tersebut dan berharap bisa mendapatkan hasil yang baik. Bersaing untuk besok. Ya semoga Indonesia menang,” kata Ryo dari podium pada pembukaan kompetisi, Jumat (28 Mei 2022).

Menurut sebuah laporan di situs resmi WSL, Ryo lahir di Jepang pada tahun 2000 dari pasangan peselancar.

Ayah saya orang Indonesia dan ibu saya orang Jepang. Sekarang mereka tinggal di Bali.

Dia menjadi sukses besar dalam kompetisi selancar pada usia 16 tahun, dan dianugerahi Quiksilver Young Guns Surf Award dan hadiah $10.000 serta sponsor dari Quiksilver.

Rio juga menjadi satu-satunya peselancar yang mewakili Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, namun terhenti di 16 besar.

Baru-baru ini, Rio menjuarai ajang Sydney Surf Pro Open 2022 putra dan mengangkat merah putih di Manly Beach, Sydney, Australia pada Mei 2022.

“Indonesia (Baniuwangi) memiliki beberapa ombak terbaik di Indonesia, jadi kami berharap dapat melihat lebih banyak acara seperti ini di masa depan,” kata Rio.

Rio merupakan salah satu pemain timnas yang memantapkan status selancar di Indonesia.

Masyarakat Indonesia yang bisa disaksikan secara online, tertarik dengan olahraga yang dipertandingkan Rio di Olimpiade Tokyo 2020.

Sekarang Ryo bersaing sekali lagi untuk mewakili negaranya di rumah, merekam slot wildcard di sakunya dengan tiket masuknya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fistiandani mengatakan akan memanfaatkan ajang bergengsi global ini untuk meningkatkan minat pemuda Banyuwangi terhadap olahraga selancar.

Pemerintah Kota Banyuwangi memberikan pendidikan selancar untuk 50 siswa SD, SMP, dan SMA selama satu hari dengan instruktur selancar lokal.

Dengan bantuan instruktur, mereka mendapatkan pengenalan alat (papan selancar), teknik selancar dan materi pelatihan langsung di laut.

Ia berharap anak-anak ini akan memicu minat dan bakat untuk mengikuti jejak Rio dengan berlatih keras dan mengikuti kompetisi selancar bergengsi.

“Inilah yang mendorong Banyuwangi untuk mencari surfer lagi. Banyuwangi memiliki garis pantai yang panjang, jadi kami membutuhkan surfer. Area pelatihannya banyak,” kata Ibok.

Leave a Reply

Your email address will not be published.