September 26, 2022
Spread the love

Pertempuran sengit antara pasukan Rusia dan Ukraina berlanjut di kota Sevedonetsk, Ukraina timur. Moskow mendesak tentara Kyiv yang bersembunyi di dalam pabrik kimia di kota industri itu untuk segera meletakkan senjata mereka pada Rabu pagi (15/6) waktu setempat.

Seperti diberitakan Reuters, Rabu (15/6/2022), pihak berwenang Ukraina mengatakan sebelumnya bahwa lebih dari 500 warga sipil telah dipenjara bersama tentara di dalam pabrik kimia Azot, yang pernah menjadi tempat perlindungan bagi pasukan Rusia. Pengeboman kota Sebedonetsk. slot online bonus new member 100%

Mikhail Mezinchev, direktur Pusat Administrasi Pertahanan Rusia, mengatakan kepada Interfax bahwa jet tempur Ukraina “harus menghentikan perlawanan bodoh dan meletakkan senjata mereka” mulai pukul 08:00 waktu Moskow.

Mizintsev menambahkan bahwa warga sipil dapat meninggalkan kota Severodonetsk melalui saluran kemanusiaan.

Serangan Rusia terhadap pabrik kimia Azot mengingatkan pada pertempuran sengit awal di pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol di Ukraina selatan. Pada saat itu, ratusan pejuang Ukraina dan warga sipil menghindari serangan Rusia di kompleks pabrik yang dipenuhi terowongan bawah tanah.

Tentara dan pejuang Ukraina yang ditahan di Azovstal menyerah pada pertengahan Mei dan sekarang ditahan di Rusia.

Sievierodonetsk adalah kota besar terakhir yang masih berada di bawah kendali Ukraina di wilayah Donbas Luhansk, yang ingin dikuasai sepenuhnya oleh Rusia. Kyiv mengatakan kota itu memegang kunci upaya Rusia untuk menguasai seluruh wilayah Donbass.

Tonton video “Zelensky tidak percaya klaim Rusia untuk mengakhiri perang”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.