September 28, 2022
Spread the love

Militer Rusia telah mengumumkan pengujian terbaru dari rudal jelajah hipersonik zirkon saat Moskow meningkatkan serangannya ke Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan rudal itu diluncurkan dari fregat Gorsikov yang ditempatkan di Laut Barents dan “berhasil mencapai” target 1.000 km (625 mil) dari Laut Putih di Kutub Utara.  website slot gacor

Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan bahwa uji coba rudal hipersonik dilakukan sebagai bagian dari “uji coba senjata baru.”

Tes zirkon pertama, yang digambarkan oleh Presiden Vladimir Putin sebagai “peristiwa besar”, berlangsung pada Oktober 2020. Tes selanjutnya dilanjutkan pada fregat dan kapal selam yang sama.

Uji coba senjata hipersonik terbaru dilakukan saat Rusia meningkatkan serangannya ke Ukraina yang dimulai pada akhir Februari.

Kecepatan senjata ini bisa mencapai 5 hingga 10 kali kecepatan suara, dan jangkauan maksimalnya sekitar 1.000 km.

Pada awal Maret, Moskow mengumumkan bahwa mereka telah menggunakan rudal hipersonik Kinzhal untuk pertama kalinya dalam pertempuran.

Putin menggambarkan rudal itu sebagai senjata “selamanya” generasi berikutnya di gudang senjata Rusia.

Senjata generasi berikutnya yang diluncurkan Putin pada 2018 jauh lebih sulit dilacak dan dicegat dengan sistem pertahanan rudal daripada senjata konvensional. Ini bukan hanya karena kecepatannya, tetapi juga karena ditembakkan pada ketinggian rendah menuju sasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published.