September 26, 2022
Spread the love

Heinrich dan Geraldine Belde menjadi dua tokoh yang sangat penting dalam keluarga Ridwan Kamil, penguasa Jawa Barat.

Kedua warga Swiss ini memberikan pelayanan yang berbeda kepada keluarga Radwan Kamel.  slot gacor terbaru

Sebelumnya jenazah Emeryl ditemukan sebagai Mumtaz, dan Ariel ditemukan hilang pada 6 Agustus 2022 di Bendungan Engalde, Swiss, kemudian menghilang pada 26 (26 Mei 2022).

Ada juga informasi bahwa penduduk setempat menyelamatkan Camellia Laetitia Zahra atau Zara, putri Radwan Camel, sehingga mereka bisa pergi ke pantai saat berada di Sungai Aare.

Dalam dua momen inilah Heinrich dan Geraldine Baladi disebut-sebut memiliki peran penting dalam keluarga Radwan Kamel.

Heinrich, penduduk setempat yang menyelamatkan saudara perempuan Earl

Heinrich adalah penduduk lokal yang menyelamatkan saudara perempuan Earl, Camellia Laetitia Zahra atau Zara, dan membantunya naik ke daratan saat dia berada di Aare.

Zara serta Heinrich membantu teman anak saya Radwan Kamel.

Hal itu diketahui saat KBRI Bern mengeluarkan siaran pers pada Senin (30/5/2022) melalui kemlu.go.id.

Heinrich juga terlihat sempat bertemu dengan Radwan Carmel dan berpelukan dengan mantan Wali Kota Bandung itu.

Heinrich juga menyampaikan belasungkawa kepada Radwan Carmel ketika Eryl tidak ditemukan.

Heinrich juga mendapat ucapan terima kasih dan penghargaan dari keluarga penguasa Jawa Barat.

Dalam foto yang diunggah kemlu.go.id, Heinrich berjaket hitam sedang memeluk Rizwan Camel.

Dia juga melakukan percakapan singkat dengan Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Ridwan Kamel, Moliman Haddad dan Walikota Bern Alec van Gravenried.

Guru SD Geraldine Beldy yang pertama kali menemukan jasad Ariel

Selain Heinrich, warga negara Swiss lainnya yang berkontribusi pada keluarga Radwan Carmel adalah seorang guru sekolah dasar yang pertama kali menemukan tubuh Earl.

Ini Geraldine-ku.

Geraldine pertama kali diidentifikasi sebagai orang yang menemukan jasad Ariel saat bertemu dengan Radwan Kamel, dan pertemuan itu diabadikan melalui video yang diunggah ke akun Instagram Radwan Kamel @ridwankamil pada Jumat (10/6/2022).

Dalam video tersebut, Radwan Carmel membagikan kisahnya dengan berjabat tangan dengan tokoh yang menemukan jasad Ariel.

Kemudian, di akhir video, kami sempat berfoto bersama.

Radwan Kamel juga menulis di kolom komentar bahwa orang yang menemukan jasad Ariel bernama Geraldine Baladi.

Selain itu, Radwan Kamel mengungkapkan bahwa Geraldine menemukan jasad Ariel dalam perjalanan ke tempat dia mengajar.

Untuk lebih jelasnya, komentar oleh Radwan Kamel.

Bu Geraldine Beldi namanya,

Seorang guru sekolah dasar menemukan tubuh Earl di Sungai Ar saat berjalan ke ruang kelas di pagi hari.

Ia pun segera menelepon polisi, dan pada akhirnya jasad Ariel ditemukan dan diawetkan.

“Temukan gurunya.” Saya menginstruksikan tim di Bern. “Sebelum aku pulang, aku harus berterima kasih padamu.”

Kami bersyukur kepada Tuhan karena telah menunggunya untuk menyelesaikan kuliahnya, dan kami akan bertemu pada jam 11 untuk bersyukur.

“Sebagai warga Bernese, kami tahu semua tentang Iril, jadi setiap kali kami berjalan, kami selalu melihat Are. Lalu saya menemukannya. Saya turut berduka cita.”

“Bu Geraldine, kalau mau liburan ke Indonesia, tolong kabari saya. Nanti saya urus semuanya dengan rasa terima kasih.”

tentang diskusi itu.

Earl datang ke sini dengan keinginan untuk belajar dan nasibnya akhirnya ditemukan oleh seorang guru yang baik dan sederhana.

Nyonya Danke, Geraldine-ku. Terima kasih . terima kasih.

Unggahan Radwan Kamel ditanggapi oleh Geraldine yang memposting video serupa di akun Instagram pribadinya geraldine_beldi keesokan harinya.

Geraldine pun berpesan, saat mengunggah Radwan Kamel, ia meminta Radwan Kamel untuk menemukan kenyamanan dalam semua kenangan indahnya bersama Ariel.

Tak hanya itu, negaraku mengatakan bahwa Radwan Kamel dan keluarganya akan selalu ada dalam doanya.

Berikut ini adalah surat untuk Radwan Kamel.

“Saya berdoa semoga Anda menemukan penghiburan dalam kesedihan Anda dalam kenangan indah yang kita miliki bersama, kenangan indah Emeryl.”

Tiada kata-kata untuk menghibur kehilangan, tapi ketahuilah bahwa kamu selalu ada dalam pikiran dan doa kami.

“Tuhan akan menghapus setiap air mata dari mata mereka. Tidak akan ada kematian, tidak ada kesedihan, tidak ada tangisan, tidak ada rasa sakit, karena tatanan lama telah berlalu.”

(/ John Listio Boruto)

Artikel lain tentang kasus Unta Putra Radwan

Leave a Reply

Your email address will not be published.