December 2, 2022
Spread the love

Jakarta – Federal Reserve (Fed) AS atau Federal Reserve (Fed) menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin, tingkat tertinggi sejak 1994, dari 1,5% menjadi 1,75%.

Bhima Yudhistira, Ekonom Center for Economic and Legal Studies (Celios), menilai tren kenaikan suku bunga AS sejauh ini tidak mempengaruhi pasar saham Indonesia.  slot gacor gampang jp

Investor asing melakukan pembelian bersih Rs 70,58 triliun hingga akhir pekan lalu. “Investor (asing) masih melakukan net buying saham Indonesia,” katanya dalam pesan suara kepada Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Bhima mengatakan ada banyak alasan mengapa investor asing masih berbelanja di pasar saham domestik. Entah Anda menetapkan harga terlebih dahulu, atau Anda dapat menebak bahwa jika inflasi AS naik, The Fed akan menaikkan suku bunga. .

“Kedua, masih merupakan alasan positif, karena situasi defisit transaksi berjalan Indonesia jauh lebih baik dibandingkan tahun 2013 yang terjadi gejolak bertahap,'” katanya.

Selain itu, neraca perdagangan surplus dan cadangan devisa masih bisa menstabilkan nilai tukar rupiah.

Tapi dia mengatakan apa yang menantinya dalam beberapa minggu mendatang adalah reaksi dari bank sentral di negara lain.

Bhima menyimpulkan, “Kanada dan Inggris. Bagaimana Anda melihat tren kenaikan suku bunga AS, dan apa yang terjadi setelah itu?’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *