December 4, 2022
Spread the love

Jakarta, – Di Indonesia, sering kita jumpai pengguna jalan yang tidak menaati peraturan saat berkendara, apalagi tidak ada polisi yang mengawasi.  slot gacor

Salah satu bentuk pelanggaran lalu lintas yang sangat umum adalah pengguna jalan melewati lampu merah. Namun, ini adalah tindakan yang sangat berbahaya.

Misalnya, video yang diunggah akun Instagram @romansasopirtruck. Dalam rekaman itu, ibu-ibu berbaju merah terlihat mengendarai sepeda motor Vespa mereka dengan putus asa melewati lampu merah di jalan.

Pada saat yang sama, sedan itu lewat ke arah lain. Akibatnya, bentrokan pun tak terhindarkan.

Josri Poloboho, direktur pelatihan di Jakarta di Defense Command Consulting (JDDC), mengatakan kurangnya pendidikan tentang aturan saat ini berarti bahwa pengguna jalan hanya akan terorganisir jika ada polisi di jalan.

Sebuah pos dibagikan oleh Romansa Sopir Truck (@romansasopirtruck)

Tidak seperti negara lain, mereka dilatih sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Jadi mereka paham aturan itu bukan hanya untuk regulasi, tapi ada kepentingan bersama kalau aturan harus diatur,” kata Al-Josari kepada baru-baru ini.

Menurut Jisri, masyarakat Indonesia sudah mengetahui aturannya, namun masih kurangnya edukasi tentang aturan itu sendiri. Orang Indonesia juga percaya bahwa aturan hanya berlaku jika ada polisi di dekatnya.

Dari sudut pandang hukum, melewati lampu merah jelas merupakan pelanggaran hukum lalu lintas.

Ini adalah UU No. 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 22 ditentukan.

Pasal 287 Ayat 2 memberikan sanksi yang lebih spesifik bagi pelanggar lampu merah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *