October 2, 2022
Spread the love

– Sebuah video warga Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, Jawa Tengah, menggerebek rumah Sukarso Karsan, 60 tahun, viral di media sosial.

Ini terjadi setelah Karsan ditemukan membawa seorang gadis berusia 12 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang.  rekomendasi slot gacor 2022

Video ini diunggah ke akun ini pada Jumat (28/05-22).

Warga dalam video tersebut mencoba merusak atap seng Kasan dengan ekspresi marah. Bahkan ada yang berteriak.

Warga geram karena Karsan yang berusia 60 tahun dituduh menggendong seorang gadis berinisial A, 12. Dalam video tersebut, aparat keamanan berusaha menenangkan perilaku warga.

Hingga Sabtu, 28 Mei 2022, video ini sudah ditonton 10.300 kali dan disukai 555 orang Instagram.

kronologis kejadian

Kronologis kecelakaan berawal dari laporan keluarga (26 Mei 2022) yang kehilangan Tn.

Menurut keluarga yang ditinggalkan, dia meminta korban untuk pergi ke rumah pamannya. Namun di Maroko, anak laki-laki yang tinggal bersama neneknya tidak pernah kembali ke rumah. Sebenarnya rumah pamanku tidak jauh dari rumahnya.

Saat dihubungi (28 Mei 2022), Agus mengatakan, “Dia bilang dia sudah bermain sejak siang, tetapi dia tidak pulang sampai sore.”

Berita ini menyebar ke banyak warga. Mereka sibuk mencari gadis berusia 12 tahun.

Namun, Agus tidak ditemukan, sehingga Agus akhirnya berinisiatif menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan polisi.

Pencarian kembali dilakukan dengan menyisir sungai di dekat desa tersebut. Mereka khawatir korban hanyut di sungai. Namun, tidak ada hasil pencarian.

Warga mencurigai tersangka

Saat disensor, warga mencurigai keberadaan Kersan (60). Pelaku yang tak lain adalah tetangga korban, adalah seorang pria yang tinggal sendiri setelah istrinya meninggal. Sementara itu, ketiga anaknya tidak tinggal di rumah tersebut.

Agus mengatakan warga curiga karena Karsan tidak dilibatkan dalam penelitian. Kemudian warga mendatangi rumah Karsan (60) yang tertutup itu.

Argus menjelaskan, “Pintunya terkunci baik dari luar maupun dari dalam, namun dari hasil pengecekan tidak bisa dikunci dari luar.”

Warga kemudian mendobrak pintu rumah Kassan dan menemukan korban di dalam rumah.

‘Itu di sudut rumah, ditutupi jubah longgar, dan saya tidak tahu apakah mulutnya tersumbat atau tidak. Karena rumah langsung di kelilingi warga.’

Korban ditemukan sekitar pukul 24.00 WIB pada Kamis (26-05-22) di hari yang sama.

Motif masih dalam penyelidikan

Agus mengatakan polisi masih menyelidiki motif penangkapan tersebut.

“Polisi Purbalingja masih mengusut kasus ini. Anaknya sedang diotopsi dan Karsan sudah diamankan,” tambah Agus.

Menurut (27 Mei 2022), Kapolsek Kutsari Epto Teddy Subyarsono membenarkan bahwa anak-anak dikurung di tempat yang sudah ditentukan.

Namun Teddy gagal memberikan motivasi dan tindakan yang dilakukan Cassan.

Ia melanjutkan, “Memang benar masih ada dugaan (perkosaan) (penahanan anak) karena hari ini Divisi Perlindungan Anak (PPA) hanya meminta keterangan korban, dan kasusnya diambil alih oleh Badan Perlindungan Anak Polri Bobalinga.” kata Teddy.

Leave a Reply

Your email address will not be published.