September 28, 2022
Spread the love

Jakarta – Badan Lingkungan Hidup (DKI) Jakarta telah mengidentifikasi lokasi yang diduga menjadi tempat berbagi truk sampah yang diduga melakukan pembuangan sembarangan.

Hal ini terkait dengan viralnya gambar truk feses yang membuang sampah di selokan di kawasan Matraman, Jakarta Timur.  rekomendasi situs judi slot online

Menurut Yogi Brothers, Humas Badan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, ada beberapa lokasi rawan, dua di antaranya berada di Jakarta Timur.

Ada juga kecurigaan bahwa ini karena pihak swasta mencari tempat yang dekat dengan arena.

Pasalnya, hingga saat ini limbah tersebut harus dibawa ke Perusahaan Pengolahan Air Limbah (PD PAL) setempat untuk diolah lebih lanjut oleh penyedia jasa pembuangan lumpur swasta.

“Tidak (pajak) dan gratis. Mereka biasanya orang yang memasang iklan di pohon. Sebenarnya pengumuman resminya dikelola oleh PD PAL. Jadi lebih baik masyarakat menggunakannya, tapi tidak. Itu ilegal, tapi ada izin.”

Badan Lingkungan Hidup (DKI) DKI Jakarta dikabarkan akan menindak seorang sopir truk tinja yang kedapatan membuang sampah di Jalan Ahmad Yani, Matraman-gu, Jakarta Timur.

Penyebaran video sopir truk membuang sampah ke saluran pembuangan, Selasa (17/5/2022).

Foto-foto yang beredar di media sosial Instagram memperlihatkan seorang sopir truk pengangkut sampah B 3053 TFA membuang sampah ke saluran air di Jalan Ahmad Yani sekitar pukul 15:30 WIB.

Yogi membenarkan Rabu (18 Mei 2022) di Matraman Jakarta Timur, dengan mengatakan “pelanggar wajib membayar Rp 500.000”.

Sanksi tersebut berdasarkan Peraturan Pergub Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang mengatur tentang sampah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan.

Dalam hal ini, penyedia layanan pembuangan lumpur swasta harus membuang limbah ke Perusahaan Pengelola Air Limbah (PD PAL) setempat untuk diproses lebih lanjut.

Warga yang menemukan pelanggaran lingkungan dapat melaporkannya melalui aplikasi Jakarta Jaki agar Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dapat menindaklanjutinya.

“Kami banyak (bisnis) berkali-kali. Mobil bisa kami tangkap,’ katanya.

Beberapa artikel yang dimuat di TribunJakarta dengan judul Dinas LH DKI itu menunjukkan perbedaan titik kemudahan pembuangan kotoran hewan liar, dua di antaranya berada di kawasan timur Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.